Rupiah Terkuat Sejak Oktober 2008

Rupiah Terkuat Sejak Oktober 2008

- detikFinance
Rabu, 16 Sep 2009 17:14 WIB
Rupiah Terkuat Sejak Oktober 2008
Jakarta - Nilai tukar rupiah makin berjaya dan menembus level tertingginya sejak Oktober 2008. Kenaikan peringkat Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody's Investor Service membuat mata uang ini bergerak menguat cepat.

Pada perdagangan Rabu (16/9/2009), rupiah ditutup menguat ke 9.705 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.895 per dolar AS. Ini adalah posisi terkuat rupiah sejak Oktober 2008.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan, sentimen positif mata uang dunia terhadap dolar AS membuat investor mencari alternatif penanaman di negara-negara yang mempunyai prospek baik.

"Indonesia menjadi salah satu pilihat karena assesment yang baik. Assesment Moody's yang meningkatkan rating menjadi Ba2 dr Ba3 sejalan dengan assesment BI dan lembaga keuangan international seperti Bank Dunia baru-baru ini," tegas Hartadi melalui pesan singkatnya.

Moody's Investors Service menaikkan peringkat utang sovereign untuk mata uang asing dan lokal Indonesia dari 'Ba3' menjadi 'Ba2'. Outlook dari peringkat itu adalah stabil.

"Kenaikan peringkat itu disebabkan oleh perekonomian Indonesia yang relatif tangguh menghadapi resesi global disamping juga prospek pertumbuhan jangka pendek yang sehat," ujar Aninda Mitra, Vice President dan Sovereign Analyst untuk Indonesia dalam siaran persnya.

Hartadi menambahkan, berbagai kebijakan diambil ternyata berhasil meningkatkan ketahanan perekonomian dan kepercayaan pelaku pasar dan investor.

"Ke depan dengan perbaikan menuju investment grade ini akan memudahkan akses pasar bagi pembiayaan pembangunan dan kegiatan disektor riil," pungkas Hartadi.

Di pasar Asia hari ini, euro kembali menembus level tertingginya atas dolar AS. Investor terus memburu aset-aset yang lebih berisiko yang merefleksikan membaiknya proses pemulihan ekonomi global.

Euro menguat hingga 1,4696 dolar, yang merupakan level tertinggi sejak Desember. Euro akhirnya berakhir di 1,4683 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4658 dolar. Dolar AS juga melemah atas yen ke posisi 90,62 yen, dibandingkan sebelumnya di level 91,08 yen. (qom/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads