Rating Utang Meningkat, Hot Money Mengalir

Rating Utang Meningkat, Hot Money Mengalir

- detikFinance
Kamis, 17 Sep 2009 09:33 WIB
Rating Utang Meningkat, Hot Money Mengalir
Jakarta - Kenaikan rating atau peringkat atas utang luar negeri RI dari Ba3 menjadi Ba2 memberikan sentimen yang baik bagi investor asing, hal ini bisa mengundang aliran dana asing yang bersifat hot money masuk dengan cepat.

Deputi Gubernur BI Budi Mulya mengatakan, perbaikan peringkat tersebut sudah mulai terlihat dampaknya dari penguatan nilai tukar rupiah, yang menandakan banyaknya aliran dana asing yang masuk ke Indonesia.

"Tidak seperti rating sebelumnya, rating kali ini akan membuat aliran hot money masuk ke Indonesia dengan cepat," cetusnya kepada detikFinance di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis malam(17/9/2009).

Budi Mulya mengungkapkan penguatan rupiah yang terjadi pada penutupan perdagangan kemarin merupakan sebuah 'special surprise' .

"Hal ini sangat didukung oleh rating yang dikeluarkan oleh Moody's dan merupakan nilai terendah sejak Oktober 2008. Itu sangat bagus," katanya.

Budi Mulya menegaskan, faktor globalnya penguatan rupiah ditandai dengan pertumbuhan perekonomian yang sudah 'on track recovery' .

"Tidak hanya di regional namun di pasar global pun asing melihat pasar Indonesia semakin baik sehingga sentimen postif ini membuat nilai tukar rupiah ke depannya akan terus menguat," ungkapnya.

Deputi Gubernur BI Hartadi juga mengatakan sentimen positif mata uang dunia dibanding dolar AS membuat investor mencari alternatif penanaman di negara-negara yang mempunyai prospek baik.

"Indonesia menjadi salah satu pilihan karena asesmen yang baik. Ke depan dengan perbaikan menuju investment grade ini akan memudahkan akses pasar bagi pembiayaan pembangunan dan kegiatan di sektor riil," tutupnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads