Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Investment Banking Danareksa Marciano Herman usai buka puasa bersama di Bebek Bengil, Jalan Agus Salim, Jakarta, Rabu (16/9/2009) malam.
"Sudah ada beberapa yang akan kita siapkan, hingga akhir tahun bisa sekitar Rp 25 triliun," katanya.
Ia optimis target tersebut bisa tercapai, salah satunya didukung dengan pangsa pasar Danareksa yang hingga semester pertama 2009 mencapai 60 persen secara nasional.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Danareksa Edgar Eka Putra mengatakan, saat ini resiko obligasi dalam negeri cenderung menurun. Hal itu bisa terlihat dengan naiknya rating beberapa obligasi yang diluncurkan di dalam negeri.
Selain itu, menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai sadar akan kelebihan obligasi dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya.
"Bahkan banyak juga ibu-ibu rumah tangga yang sering menanyakan harga ORI kepada saya," ujarnya.
Sementara itu, mengenai rencana PT Garuda Indonesia yang bakal masuk lantai bursa di pertengahan 2010, Marciano mengatakan, pihaknya pasti akan ikut ambil bagian untuk menjadi penjamin emisi.
"Danareksa siap. Pokoknya jangan sampai kehilangan lagi kayak BTN (PT Bank Tabungan Negara)," imbuhnya.
(ang/dnl)











































