Pada perdagangan Kamis (17/9/2009) sesi I, IHSG ditutup menguat 16,672 poin (0,68%) ke level 2.456,029. Indeks LQ45 juga mengalami penguatan 4,085 poin (0,85%) ke level 480,784.
Penguatan terutama didorong oleh kenaikan saham-saham sektor keuangan. Indeks saham sektor keuangan ditutup naik 7,815 poin (2,67%) ke level 300,423. Penurunan terendah dialami oleh indeks saham-saham infrastruktur, turun 2,461 poin (0,36%) ke level 684,834.
Seluruh bursa-bursa regional asia mengalami kenaikan mengikuti kenaikan tajam Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang naik 108,30 poin (1,12%) ke level 9.791,71.
Nikkei 225 naik 103,40 poin (1,01%) ke level 10.374,17. Hang Seng naik 389,70 poin (1,82%) ke level 21.792,62. Shanghai naik 44,463 poin (1,48%) ke level 3.044,17.
Volume perdagangan pun cukup ramai mencapai 3,627 miliar saham sebanyak 58.707 kali senilai Rp 2,641 triliun. Sebanyak 88 saham naik, 77 saham turun dan 75 saham stagnan.
Saham-saham yang naik diantaranya perusahaan bir PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp 2.500 (2,17%) menjadi Rp 117.500, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 250 (5,49%) ke Rp 4.800, BCA (BBCA) naik Rp 225 (5,14%) ke Rp 4.600, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 200 (1,99%) ke Rp 10.250. Astra Agro (AALI) naik Rp 200 (0,95%) ke Rp 21.150, Danamon (BDMN) naik Rp 200 (4,46%) ke Rp 4.675, Indosat (ISAT) naik Rp 100 (1,85%) menjadi Rp 5.500, Lonsum (LSIP) naik Rp 100 (1,34%) ke Rp 7.550.
Saham-saham yang turun antara lain PTBA turun Rp 150 menjadi Rp 14.650, TPIA turun Rp 125 menjadi Rp 2.575, PGAS turun Rp 75 menjadi Rp 3.675, DILD turun Rp 60 menjadi Rp 580, ASII turun Rp 50 menjadi Rp 32.850, GGRM turun Rp 50 menjadi Rp 14.250, INCO turun Rp 50 menjadi Rp 4.250.
(dro/dnl)











































