"Harga wajar Herald antara AUD 1,07-1,44 per saham. Oleh sebab itu, tawaran Calipso pada 21 Agustus 2009 tidak fair dan tidak berdasar," ujar Direktur Independen Herald, Andrew Wilson dalam keterangannya seperti dikutip detikFinance , Selasa (22/9/2009).
Pernyataan Andrew didasarkan pada hasil penilaian independen Lonergan Edwards & Associates yang menyarankan penolakan terhadap tawaran tersebut. Lonergan menyimpulkan, harga wajar saham Herald berada di kisaran AUD 1,07-1,44 per saham, dengan nilai tengah AUD 1,25 per saham.
Dalam penghitungannya, Lonergan memasukkan nilai kepemilikan Herald atas proyek Dairy di Sumatera Utara. Nilai proyek tersebut diperkirakan berkisar AUD 240-320 juta, meski pun hingga saat ini proyek tersebut belum berjalan.
Sebagai catatan, Herald memiliki 80% saham di proyek Dairy, sedangkan 20% sisanya dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Berangkat dari penghitungan tersebut, Lonergan memberikan nilai harga wajar atas saham Herald lebih tinggi 79% dari harga yang diberikan Calipso.
Pada 21 Agustus 2009, Calipso memulai penawaran terbuka atas 15,8% sisa saham publik Herald pada harga AUD 0,7 per saham. Nilai yang ditawarkan Calipso premium 75% dari harga pasar Herald saat itu di kisaran AUD 0,4 per saham. Hingga berita ini ditulis, saham Herald telah bergerak ke AUD 0,755 per saham, melebihi harga yang ditawarkan BUMI melalui Calipso.
Kendati demikian, New Age World Ltd, salah satu pemegang saham Herald sebesar 8,2%, dikabarkan telah menyepakati harga yang ditawar BUMI melalui Calipso.
(dro/dro)











































