Koreksi berturut-turut bursa Shanghai yang akhirnya membuat Hang Seng (indeks bursa Hong Kong) ikutan mengalami koreksi selama dua hari terakhir diperkirakan masih membawa sentimen negatif dan tekanan jual pada IHSG.
Pada perdagangan pagi ini, Kamis (24/9/2009):
- Strait Times Index turun 1,15 poin (0,04%) ke 2.684,79.
- KOSPI turun 4,73 poin (0,28%) ke 1.706,74.
- Hang Seng turun 105,62 poin (0,49%) ke 21.595,52.
- Shanghai turun 8,59 poin (0,30%) ke 2.834,14.
- Taiwan turun 26,27 poin (0,36%) ke 7.350,49.
Bursa Eropa pada perdagangan kemarin ditutup variatif. Namun FTSE ditutup turun 3,23 poin (0,06%) ke 5.139,37.
Bursa Wall Street turun menyusul kekhawatiran investor bahwa The Fed akan menarik paket stimulusnya atau suntikkan dananya untuk membantu perekonomian.
Saat ini The Fed terus menahan besaran suku bunganya seperti yang diharapkan oleh pasar, namun The Fed juga akan mengurangi untuk membeli kredit di sektor perumahan sampai akhir Maret 2010. Hal ini dilihat sebagai langkah untuk menarik dukungannya untuk mendorong perekonomian di saat turun.
Kekhawatiran tersebut menimbulkan sentimen positif pasar sehingga Wall Street mengalami penurunan. Indeks Dow Jones turun 81,32 poin (0,83%) menjadi 9.748,55. Indeks S&P juga turun 10,79 poin (1,01%) menjadi 1.060,87. Kemudian indeks Nasdaq turun 14,88 poin (0,69%) menjadi 2.131,42.
Selama 3 hari sebelum libur hari raya, IHSG masih melanjutkan tren kenaikan yang telah terjadi selama dua pekan. Namun selama 3 hari terakhir, IHSG tampak mengalami tekanan jual.
Dari segi analisis teknikal dengan metode candlestick, pada perdagangan 15 September 2009, IHSG membentuk pola Marubozu putih. Pola yang sama dilanjutkan pada perdagangan 16 September 2009 dengan Marubozu yang lebih pendek. Tekanan jual sudah mulai mempengaruhi pergerakan IHSG.
Pada perdagangan 17 September 2009, IHSG membentuk pola Shooting Star , dimana tekanan jual cukup besar. Pada perdagangan hari itu, IHSG sempat menembus level 2.474,79. Namun kemudian ditutup di level 2.456,99.
Dengan melihat pada tren bursa-bursa regional serta munculnya pola Shooting Star , IHSG diperkirakan bakal mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. (/dnl)











































