IHSG Diselimuti Sentimen Negatif Bursa Global

IHSG Diselimuti Sentimen Negatif Bursa Global

- detikFinance
Jumat, 25 Sep 2009 09:08 WIB
IHSG Diselimuti Sentimen Negatif Bursa Global
Jakarta - Laju kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal mendapat tekanan jual yang cukup besar dan memasuki teritori negatif pada perdagangan akhir pekan ini. Seluruh bursa regional Asia hari ini dibuka menurun tajam mengikuti koreksi tajam bursa AS dan Eropa pada perdagangan kemarin.

Pada perdagangan kemarin, Kamis (24/9/2009), seluruh bursa Eropa ditutup turun tajam melebihi 1%. FTSE ditutup turun 60,10 poin (1,17%) ke level 5.070,27, bursa Swiss juga anjlok 74,39 poin (1,17%) ke level 6.275,44. bursa Stockholm anjlok terparah mencapai 6,15 poin (2,14%) ke level 281,24.

Koreksi bursa-bursa Eropa kemudian dilanjutkan oleh Wall Street. Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 41,11 poin (0,42%) ke level 9.707,44. Indeks S&P turun 10,09 poin (0,95%) ke level 1.050,78. Nasdaq Composite juga turun 23,81 poin (1,12%) ke level 1.033,86.

Koreksi tajam bursa-bursa Eropa didorong oleh sentimen negatif di bursa Wall Street. Investor dilanda kekhawatiran akan semakin memburuknya proyeksi sektor perumahan di AS yang berpengaruh besar pada proyeksi kucuran kredit perumahan AS.

Selain itu, investor juga khawatir the Fed akan menarik rencana paket stimulusnya dan mengurangi pembelian surat-surat utang pemerintah AS.

Memburuknya proyeksi sektor perumahan di AS disinyalir membuat investor di Eropa khawatir dan memberikan tekanan jual yang sangat besar pada saham-saham bank. Penurunan saham bank menjadi motor utama koreksi tajam bursa-bursa Eropa, selain penurunan saham-saham sektor energi.

Bursa-bursa regional Asia pun dibuka anjlok tajam pada perdagangan hari ini, Jumat (25/9/2009), mengikuti tren bursa-bursa global.

  • Nikkei 225 anjlok 307,26 poin (2,91%) ke level 10.236,96.
  • Strait Times anjlok 16,92 poin (0,65%) ke level 2.649,71.
  • KOSPI anjlok 27,35 poin (1,61%) ke level 1.666,45.
  • Taiwan anjlok 22,39 poin (0,31%) ke level 7.301,83.
  • Shanghai anjlok 15,66 poin (0,55%) ke level 2.837,89.
Pergerakan IHSG pun sejak perdagangan 17 September 2009 telah mendapat tekanan jual cukup besar, meski masih ditutup menguat.

Pada perdagangan perdana kemarin, setelah libur hari raya selama 4 hari, IHSG masih ditutup menguat. Namun tekanan jual sudah sangat besar, sehingga membuat jarak antara harga pembukaan dengan penutupan menjadi sangat tipis.

Pada perdagangan kemarin, penguatan hanya terjadi pada Nikkei 225, IHSG dan TA100 (indeks bursa Israel). Seluruh bursa lainnya di dunia anjlok tajam.

(dro/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads