Saham-saham unggulan terkapar setelah bursa-bursa regional melemah. Perdagangan berjalan lambat dengan nilai transaksi yang tipis.
Pada perdagangan Senin (28/9/2009) sesi I, IHSG ditutup melemah 35,922 poin (1,47%) ke level 2.408,662. Indeks LQ 45 melemah 8,862 poin (1,85%) ke level 469,474. Sementara rupiah melemah ke 9.720 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional lainnya juga melemah, hanya bursa China yang menguat tipis:
- Indeks Hang Seng sesi pagi ditutup melemah 348,58 poin (1,66%) ke level 20.675,82.
- Straits Times melemah 31,87 poin ke level 2.630,3.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 5,64 poin (0,20%) ke level 2.844,49.
Perdagangan masih sangat tipis dengan frekuensi transaksi sebanyak 34.278 kali transaksi dengan volume 1.653,5 juta lembar saham senilai Rp 1,125 triliun. Sebanyak 48 saham naik, 121 saham turun dan 48 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.150 menjadi Rp 30.150, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 8.450, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 125 menjadi Rp 3.175, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 4.375, BRI (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 7.450, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 menjadi Rp 6.300.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Himpunan Saudara (SDR) naik Rp 15 menjadi Rp 265, Truba Alam (TRUB) naik Rp 2 menjadi Rp 170, BNI (BBNI) naik Rp 25 menjad Rp 2.050.
(qom/qom)











































