Nasabah Minta SBY Turun Tangan Atasi Kasus Bakrie Life

Nasabah Minta SBY Turun Tangan Atasi Kasus Bakrie Life

- detikFinance
Senin, 28 Sep 2009 14:58 WIB
Nasabah Minta SBY Turun Tangan Atasi Kasus Bakrie Life
Jakarta - Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) telah melayangkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar ikut serta membantu masalah gagal bayar dana mereka senilai Rp 360 miliar.

Dalam surat yang dilayangkan pada tanggal 14 September 2009 tersebut dijelaskan, para nasabah menghendaki Presiden SBY memberikan penugasan kepada Menteri Keuangan agar memeriksa dan mengungkap manajemen Bakrie Life yang telah memberikan jaminan produk yang menyimpang dari prospektus.

"Kita, para nasabah meminta agar Presiden memerintahkan Menteri Keuangan untuk memeriksa Bakrie Life. Dimana Ketua Bapepam seharusnya menunjuk kepala biro pemeriksaan dan penyelidikan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap
Bakrie Life," ujar perwakilan nasabah yang ditemui wartawan di Kawasan Permata Hijau, Jakarta, Senin (28/09/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasabah yang menolak disebut namanya itu juga mengatakan, produk Bakrie Life dengan nama Diamond Investa tidak sesuai dengan apa yang tertera didalam prospektus perusahaan.

"Sesuai dengan prospektus, keunggulan produk Diamond Investa menitikberatkan pada pengelolaan dan pengembangan investasi yang optimal melalui instrumen investasi obligasi sebesar 90 persen, saham 5 persen dan deposito sebesar 5 persen," katanya.

Namun nyatanya, belakangan diketahui Bakrie Life menginvestasikan dananya di Pasar Saham hingga 80 persen. Hal itu sama sekali menyalahi prospektus awal.

"Itu kan, menyalahi prospektus yang kita ketahui dimana dalam prospektus, dikatakan diamond investa diinvestasikan secara hati2 dan aman," katanya.

Para nasabah itu berharap bisa mendapatkan perlindungan, termasuk dari Bapepam.Β  Dalam surat tersebut, Nasabah juga menuntut agar Bapepam mendesak Bakrie Life untuk menyediakan dana segar untuk pembayaran mereka.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads