Pada perdagangan Senin (28/9/2009), rupiah ditutup melemah pada level 9.725 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.685 per dolar AS.
Di pasar Asia, dolar AS tercatat menguat atas sejumlah mata uang kecuali yen. Dolar AS menguat atas won di 1.195,35, dolar Singapura di 1,4202 dan dolar Taiwan di 32,46.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS semapt merosot hingga 88,25 yen, yang merupakan level terendah sejak Januari. Dolar AS selanjutnya berakhir di 89,26 yen, dibandingkan sebelumnya di level 89,60 yen.Β Euro melemah juga atas yen ke 130,26 yen, dibandingkan sebelumnya di level 131,64.
Penguatan yen yang tajam itu membuat Menteri Keuangan Jepang, Hirohisa Fujii bersuara. Ia menegaskan, pemerintah baru Jepang tidak berpikir untuk masuk ke pasar dan menjual yen dan membantu eksportir.
"Tren dolar akhir-akhir ini atas yen tidak normal," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
Menurutnya, memperlemah yen secara artifisial untuk membantu eksportir adalah sebuah kesalahan. Menurutnya, penguatan yen justru mendorong konsumsi karena bisa mempermurah barang impor.
(qom/qom)











































