Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 29 Sep 2009 09:12 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Bursa US menguat akibat adanya pengambilalihan di sektor farmasi dan teknologi. Affiliated Computer Service Inc. melonjak 14% setelah Xerox Corp. setuju untuk membeli perusahaan tersebut dengan nilai $6.4 milyar.

Abbot Laboratories naik 2.6% dengan adanya rencana untuk membeli unit farmasi Solvay SA dan mengendalikan obat kolesterol dari TriCor. Cisco System Inc. mengalami kenaikan tertinggi sejak Juli setelah Barclay Plc. memprediksi pendapatannya akan naik. Indeks S&P 500 (+1.8%) 1,062.98 dan Dow Jones (+1.3%) 9,789.36. Merger dan akuisisi yang terjadi di US selama bulan September mencapai nilai $49.1 milyar.

Regional Pagi: Bursa Asia rebound setelah penguatan dari Wall Street, dipimpin oleh bursa Jepang yang menguat setelah indeks ekuitas utama telah mengalami pelemahan terbesar selama 2 hari dalam 6 bulan terakhir. Mizuho Financial Group Inc.(+2.3%) setelah -6.5% di 2 hari terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Toyota Motor Corp. (+1.4%) meskipun dollar tetap lebih lemah dari 90 yen. Harga konsumen Jepang menurun 2.4% yoy di Agustus. NIKKEI 225 (+0.75%) 10,084.55. KOSPI INDEX (+0.47%) 1,683.38. S&P/ASX 200 INDEX (+1.74%) 4,758.80. STI (+1.22%) 2,661.22.

Commodity: Crude oil diperdagangkan di sekitar level $67 per barel di NY akibat adanya optimisme mengenai prospek pemulihan ekonomi di US. Minyak naik seiring dengan penguatan yang terjadi di bursa setelah adanya merger dan akuisisi pada perusahaan farmasi dan teknologi.

Crude oil untuk November diperdagangkan pada $66.94 per barel sementara Brent crude oil +0.7% menjadi $65.54 per barel. Natural gas futures turun untuk pertama kalinya dalam lima hari akibat adanya sinyal yang menunjukkan lemahnya permintaan industri dan peningkatan produksi yang akan mendorong tingginya persediaan.

Departemen energi memperkirakan persediaan akan mencapai 3.545 triliun kaki kubik. Departemen juga memprediksi tingkat konsumsi akan turun 9.8% sementara produksi naik 0.9%. Natural gas untuk pengiriman Oktober (-6.4%) $3.729/mbtu. Gasoline naik seiring dengan penguatana saham US dan crude oil naik setelah adanya percobaan misil di Iran. Gasoline untuk pengiriman Oktober (+1.1%) $1.638 per galon. Persediaan gasoline naik 2.6% menjadi 213.1 juta barel. Crude oil (+0.4%) $67.1/bbl, Gold (+0.06%) $992/oz, CPO (-1.5%) $670/MT, Nickel (-0.9%) $16.750/MT, Tin (-0.2%) $14.400/MT.

Economic & Industrial News

Energy : BPMigas Mempertimbangkan Menjual Persediaan Crude Oil

Indonesia kemungkinan tidak dapat memenuhi target produksi sebesar 960.000 barel minyak per hari. Tidak tercapainya target ini disebabkan oleh keterlambatan produksi di blok Cepu. Saat ini BPMigas sedang mengevaluasi kemungkinan untuk menjual persediaan crude oil akibat kesulitan mencapai target produksi. Saat ini persediaan crude oil Indonesia mencapai 11 juta barel, dan dapat menjual satu juta barel per bulan dan penjualana kemungkinan akan dimulai bulan depan.

Mining: Newmont Setujui Penurunan Harga Saham

PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sepakat menurunkan nilai valuasi saham divestasi periode 2006 dan 2007 dengan valuasi saham periode 2008 dan 2009. Harga saham divestasi disepakati sebesar US$ 352 juta dari US$ 391 juta.

Corporate news

IPO: Harga IPO Diprediksi Rp700

Harga IPO PT BW Plantation disinyalir Rp700/saham, lebih murah dibandingkan valuasi saham perusahaan yakni di level 6-9x estimasi rasio harga saham terhadap PER 2010.
 
PTBA: Pendapatan 3Q09 Diprediksi Naik di Atas 20% yoy

PTBA mensinyalkan pendapatan 3Q09 naik di atas 20% yoy dipicu tingginya harga rata-rata batubara dibanding 3Q08. Sementara, volume penjualan 3Q09 diprediksi turun vs 2Q09 vs 1Q09. Perseroan juga akan merevisi target penjualan FY09 jadi 13,2 juta ton jadi 14,5 juta ton karena turunnya permintaan batubara.
 
LAPD: 50% Saham Dijaminkan Utang

LAPD berencana menjaminkan 50,65% saham META yang diperoleh dari pembelian saham di pasar dan rights issue terkait pinjamannya senilai Rp675 miliar dari perusahaan asal Singapura. Namun, kepastian besaran jumlah saham yang dijaminkan masih tergantung dana yang digunakan untuk rights issue.
 
GZCO: Pendapatan 1H09 Naik Tipis 8,41% yoy

Pendapatan GZCO 1H09 naik tipis 8,41% yoy dari Rp198,31 miliar jadi Rp215 miliar ditopang penjualan CPO. Sedangkan laba bersih +1,9% yoy dari Rp72,83 miliar jadi Rp74,25 miliar dipicu keuntungan anak usaha, penghasilan bunga dan laba selisih kurs. Penjualan CPO 1H09 naik 11,66% yoy dari Rp177,43 miliar jadi 198,13 miliar. Namun, penjualan kernel turun 19,10% yoy dari Rp20,88 miliar jadi Rp16,87 miliar.
 
ADRO: Batubara Akan Dibeli Indonesia Power

PT Indonesia Power, anak usaha PLN sedang melakukan negosiasi pembelian batubara sebanyak 3 juta ton dari ADRO untuk memenuhi kebutuhan batubara perseroan pada tahun ini yang mencapai 13 juta ton. Indonesia Power telah mendapat komitmen dari sejumlah produsen batubara untuk pasokan batubara hingga sebesar 10 juta ton.

UNTR: Bidik Kenaikan Penjualan FY10 +10-15%

UNTR membidik kenaikan penjualan alat berat FY10 sebanyak 10-15% atau 3.400-2500 unit. Sedangakan target penjualan FY09 naik jadi 3.000 dari estimasi sebelumnya 2.400 unit seiring mulai pulihnya penjualan alat berat di 2H09. Hingga saat ini, perseroan telah memesan mesin pertambangan dari Komatsu senilai JPY 20 miliar atau US$224 juta.

IPO: PPA Suntik Rp 475 Miliar, Waskita IPO 2010

Waskita Karya mantap gelar IPO tahun depan dengan melepas maksimal 35% saham. Manajemen menargetkan perolehan dana sekitar Rp 600 miliar. Optimistis itu dikarenakan proses restrukturisasi yang hampir rampung, salah satunya PPA yang akan menyuntikkan dana Rp 475 miliar.

(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads