"Kami berencana membangun pabrik baru antara tahun 2010-2011," ujar Direktur Utama BW Plantation, Abdul Halim Ashari usai paparan di hotel Kempinsky Grand Indonesia, Selasa (29/9/2009).
Nilai investasinya diperkirakan sebesar US$ 9 juta yang akan diambil dari kas internal ataupun opsi pendanaan eksternal seperti dari perbankan dan obligasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, perseroan memiliki dua pabrik pengolahan sawit dengan kapasitas masing-masing 45 ton per jam atau total 90 ton per jam.
"Saat ini kami sedang dalam proses peningkatan kapasitas pabrik menjadi 105 ton per jam. Targetnya peningkatan kapasitas di dua pabrik ini selesai pada Oktober 2009," ujar Halim.
Halim mengatakan, setelah peningkatan kapasitas dan pembangunan pabrik baru rampung, kapasitas 3 pabrik perseroan akan menjadi 150 ton per jam.
Saat ini perseroan memiliki 7 anak perusahaan yang bergerak seluruhnya di sektor perkebunan sawit yang terletak di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.
(dro/qom)











































