Investor mendapatkan surprise dari angka kepercayaan konsumen yang membayangi tanda-tanda stabilisasi sektor perumahan dan kuatnya pendapatan dari Walgreen Co.
Saham-saham awalnya bergerak menguat, namun pada akhirnya berbalik arah setelah Indeks Kepercayaan Konsumen September ke 53,1 dibandingkan 54,5 pada Agustus. Hal itu terjadi seiring kekhawatiran ketatnya pasar tenaga kerja yang membayangi proses pemulihan ekonomi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda mendapatkan sedikit data ekonomi yang bercampur dan pasar sedikit variatif juga. Ada gain yang cukup besar kemarin, jadi tidak mengejutkan melihat sedikit pembalikan," ujar Cleveland Rueckert, analis dari Birinyi Associates seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/9/2009).
Aksi window dressing, sebuah upaya para fund manager untuk mempercantik portofolionya menjelang akhir triwulan membuat perdagangan berjalan cukup volatile.
Volume perdagangan masih sangat tipis yakni hanya 1,18 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 2,10 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
Harga Minyak Turun
Sementara harga minyak mentah dunia akhirnya turun tipis seiring menguatnya lagi dolar AS dan melemahnya indeks kepercayaan konsumen AS.
Kontrak utama minyak light pengiriman November turun 13 sen menjadi US$ 66,71 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman November juga turun 5 sen menjadi US$ 65,49 per barel.
(qom/qom)











































