Pada perdagangan Selasa (29/9/2009), IHSG ditutup menguat hingga 46,003 poin (1,92%) ke level 2.443,831. Laju IHSG terdorong oleh saham-saham perbankan dan juga grup Astra.
Penguatan IHSG yang cukup tajam itu membuat posisinya kini rawan koreksi. Investor akan kembali melakukan penyesuaian untuk saham-saham yang kemarin sudah melaju terlalu cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor kembali mendapatkan sentimen negatif dari bursa Wall Street yang kembali dilanda kelesuan. Pada perdagangan Selasa (29/9/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) akhirnya ditutup melemah 47,16 poin (0,48%) ke level 9.742,20.
Namun Bursa Tokyo masih bergerak menguat pada sesi pagi ini. Indeks Nikkei-225 dibuka naik tipis 33,62 poin (0,33%) ke level 10.133,82.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin rebound setelah menguat +1,92% ditutup pada level 2.443,831. Menguatnya indeks didukung oleh kenaikan saham perbankan dan pertambangan. Meski demikian perlu diperhatikan nilai transaksi yang cenderung minim (dibawah average), yang menunjukkan indikasi bahwa pemodal masih melakukan wait and see atas perkembangan makro ekonomi selanjutnya. Kami perkirakan untuk beberapa waktu mendatang indeks masih akan bergerak mixed. Sementara hari ini kami perkirakan kisaran support-resistance 2.429-2.457.
Optima Sekuritas:
Setelah tertekan sehari sebelumnya oleh Grup Astra, IHSG berhasil rebound juga di dorong oleh kelompok Astra. Indeks menguat 46 poin setara 1.9% ke level 2.443. Namun meskipun menguat investor asing masih net sell hingga Rp 164 miliar dengan nilai transaksi pasar masih di bawah Rp 3 triliun. Arah IHSG akan mengantisipasi data inflasi September disamping pergerakan bursa regional karena belum ada sentimen positif. Kisaran indeks ada di 2.410-2.470.
(qom/qom)











































