Langkah IHSG Masih Seret

Langkah IHSG Masih Seret

- detikFinance
Rabu, 30 Sep 2009 07:35 WIB
Langkah IHSG Masih Seret
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kemarin ditutup menguat dalam volume perdagangan yang tipis. Penguatan bursa-bursa regional membawa semangat ke lantai bursa Indonesia.

Pada perdagangan Selasa (29/9/2009), IHSG ditutup menguat hingga 46,003 poin (1,92%) ke level 2.443,831. Laju IHSG terdorong oleh saham-saham perbankan dan juga grup Astra.

Penguatan IHSG yang cukup tajam itu membuat posisinya kini rawan koreksi. Investor akan kembali melakukan penyesuaian untuk saham-saham yang kemarin sudah melaju terlalu cepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu (30/9/2009), IHSG diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan menguat tipis. Investor masih wait and see menunggu arah inflasi yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) besok siang.

Investor kembali mendapatkan sentimen negatif dari bursa Wall Street yang kembali dilanda kelesuan. Pada perdagangan Selasa (29/9/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) akhirnya ditutup melemah 47,16 poin (0,48%) ke level 9.742,20.

Namun Bursa Tokyo masih bergerak menguat pada sesi pagi ini. Indeks Nikkei-225 dibuka naik tipis 33,62 poin (0,33%) ke level 10.133,82.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

IHSG kemarin rebound setelah menguat +1,92% ditutup pada level 2.443,831. Menguatnya indeks didukung oleh kenaikan saham perbankan dan pertambangan. Meski demikian perlu diperhatikan nilai transaksi yang cenderung minim (dibawah average), yang menunjukkan indikasi bahwa pemodal masih melakukan wait and see atas perkembangan makro ekonomi selanjutnya. Kami perkirakan untuk beberapa waktu mendatang indeks masih akan bergerak mixed. Sementara hari ini kami perkirakan kisaran support-resistance 2.429-2.457.

Optima Sekuritas:


Setelah tertekan sehari sebelumnya oleh Grup Astra, IHSG berhasil rebound juga di dorong oleh kelompok Astra. Indeks menguat 46 poin setara 1.9% ke level 2.443. Namun meskipun menguat investor asing masih net sell hingga Rp 164 miliar dengan nilai transaksi pasar masih di bawah Rp 3 triliun. Arah IHSG akan mengantisipasi data inflasi September disamping pergerakan bursa regional karena belum ada sentimen positif. Kisaran indeks ada di 2.410-2.470.



(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads