Volatilitas Hinggapi Wall Street

Volatilitas Hinggapi Wall Street

- detikFinance
Kamis, 01 Okt 2009 07:01 WIB
Volatilitas Hinggapi Wall Street
New York - Saham-saham di bursa Wall Stret kembali bergerak labil dalam perdagangan yang volatile pada akhir triwulan III-2009. Sentimen negatif datang dari indeks aktivitas bisnis regional yang juga menunjukkan penurunan.

Institute for Supply Management-Chicago, yang merupakan barometer bisnis regional kunci turun menjadi 46,1 pada September dibandingkan 50 pada Agustus. Analis mengharapkan angkanya mencapai 52.

"Angka itu mengkhawatirkan orang-orang karane di bawah ekspektesi. Namun secara umum dengan data yang cukup variatif dalam 2-3 pekan terakhir, saya masih yakin proses pemulihan ekonomi sedang berjalan," ujar Owen Fitzpatrick, analis dari Deutsche Bank Private Wealth seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu (30/9/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah tipis 29,92 poin (0,31%) ke level 9.712,28. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 3,53 poin (0,33%) ke level 1.057,08 dan Nasdaq melemah 1,62 poin (0,08%) ke level 2.122,42.

Secara total selama September ini, Dow Jones naik 2,3% dan naik 15% terhitung selama kuartal III. Ini adalah kuartal terbaik bagi Dow Jones sejak tahun 1998.

Perdagangan sudah mulai semarak, di New York Stock Exchange mencapai 1,77 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,76 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebesar 2,28 miliar.

Harga Minyak Tembus Lagi US$ 70

Sementara harga minyak mentah dunia kembali naik menembus level US$ 70 per barel.

Kontrak utama minyak light pengiriman November naik 3,90 dolar menjadi US$ 70,61 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman November naik 3,58 dolar menjadi US$ 69,07 per barel.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads