Institute for Supply Management-Chicago, yang merupakan barometer bisnis regional kunci turun menjadi 46,1 pada September dibandingkan 50 pada Agustus. Analis mengharapkan angkanya mencapai 52.
"Angka itu mengkhawatirkan orang-orang karane di bawah ekspektesi. Namun secara umum dengan data yang cukup variatif dalam 2-3 pekan terakhir, saya masih yakin proses pemulihan ekonomi sedang berjalan," ujar Owen Fitzpatrick, analis dari Deutsche Bank Private Wealth seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara total selama September ini, Dow Jones naik 2,3% dan naik 15% terhitung selama kuartal III. Ini adalah kuartal terbaik bagi Dow Jones sejak tahun 1998.
Perdagangan sudah mulai semarak, di New York Stock Exchange mencapai 1,77 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,76 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebesar 2,28 miliar.
Harga Minyak Tembus Lagi US$ 70
Sementara harga minyak mentah dunia kembali naik menembus level US$ 70 per barel.
Kontrak utama minyak light pengiriman November naik 3,90 dolar menjadi US$ 70,61 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman November naik 3,58 dolar menjadi US$ 69,07 per barel.
(qom/qom)











































