IHSG Bertahan di Zona Positif

IHSG Bertahan di Zona Positif

- detikFinance
Kamis, 01 Okt 2009 16:23 WIB
IHSG Bertahan di Zona Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses tampil beda pada perdagangan hari ini, Kamis (1/10/2009). IHSG berhasil mempertahankan posisinya di zona positif.

IHSG ditutup naik 10,380 poin (0,42%) ke level 2.477,971. Indeks LQ45 ditutup naik 2,497 poin (0,51%) ke level 486,452.

Sebanyak 99 saham naik, 96 saham turun dan 75 saham stagnan. Transaksi hari ini dilakukan sebanyak 84.971 kali dengan volume sebanyak 3,158 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,584 triliun.

Indeks regional Asia bergerak variatif. Bursa Hong Kong dan China sedang libur panjang hingga akhir pekan. Nikkei 225 ditutup turun tajam 154,59 poin (1,53%) ke level 9.978,64. Strait Times juga turun 17,25 poin (0,65%) ke level 2.655,32. KOSPI turun 28,51 poin (1,70%) ke level 1.644,63. Taiwan masih mengalami penguatan 36,12 poin (0,48%) ke level 7.545,29.

Bursa Eropa juga mengalami tren penurunan. FTSE turun 10,63 poin (0,21%) ke 5.123,27. Swiss turun 7,75 poin (0,12%) ke 6.314,99. Hampir seluruh bursa Eropa mengalami penurunan.

Perdagangan Bursa Efek Indonesia juga mengalami tekanan jual yang cukup besar pada saham-saham tambang dan perkebunan. Indeks saham tambang turun14,065 poin (0,63%) ke level 2.224,526. Indeks saham perkebunan juga turun 11,049 poin (0,62%) ke level 1.773,156.

Investor asing banyak melakukan penjualan pada saham-saham di dua sektor tersebut. Penjualan asing padasaham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) hari ini mencapai Rp 237,39 miliar dari total nilai transaksi BUMI sebesarRp 664,174 miliar. Hal ini membuat saham BUMI anjlok Rp 100 kelevel Rp 3.125 dan memberikan sentimen negatif pada perdagangan hari ini.

Untungnya, investor asingmasih terus melanjutkan perburuan terhadap saham-saham sektor perbankan dan khususnya saham PT Astra International Tbk (ASII). Asing melakukan pembelian saham ASII senilai Rp 140 miliar hari ini.

Asing juga memborong saham-saham bank seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 71,532 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 63,319 miliar, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) senilai Rp46,547 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 62,403 miliar.

Saham-saham yang mejeng di jajaran top gainer antara lain: MERK naik Rp 2.800 (3,68%) ke Rp 78.800, MLBI naik Rp 500 (0,39%) ke Rp 126.500, UNVR naik Rp 200 (1,86%) ke Rp 10.900, BBCA naik Rp 200 (4,32%) ke Rp 4.825, INTP naik Rp 200 (1,88%) ke Rp 10.800,Β  MEDC naik Rp 175 (6,03%) ke Rp 3.075, HMSP naik Rp 150 (1,47%) ke Rp 10.350, BBRI naik Rp 150 (2%) ke Rp 7.650, ASII naik Rp 150 (0,44%) ke Rp 33.500.

Saham-saham yang bertengger di top loser adalah DLTA turun Rp 10.000 (19,23%) ke Rp 42.000, BATA turun Rp 6.500 (20%) ke Rp 26.000, ITMG turun Rp 450 (1,85%) ke Rp 23.800, UNTR turun Rp 200 (1,28%) ke Rp 15.400, GDYR turun Rp 150 (1,73%) ke Rp 8.500, AALI turun Rp 150 (0,71%) ke Rp 20.900, ADES turun Rp 110 (12,64%) ke Rp 760.

(dro/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads