Pada perdagangan Jumat (2/10/2009), rupiah dibuka melemah tipis ke 9.660 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.625 per dolar AS.
Sentimen negatif datang dari pasar saham yang sedang mengalami kemerosotan. Bursa Wall Street tadi malam terpuruk akibat angka pengangguran yang meningkat pada September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan di pasar global, euro melemah ke 1,4543 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4667 dolar. Namun dolar AS melemah atas yen ke level 89,61 yen, dibandingkan sebelumnya di level 89,66 yen.
"Pemulihan ekonomi AS tidak terlalu berarti jika tidak disertai dengan belanja konsumen dan angka pengangguran. Sehingga laporan soal pasar tenaga kerja menjadi sangat penting untuk memvalidasi spekulasi bahwa perekonomian AS akan kembali positif pada kuartal terakhir," ujar Kathy Lien, analis dari Global Forex Trading seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































