"Pemadaman listrik bergilir sempat mengganggu transaksi di sejumlah broker." Ungkap Direktur Informasi dan Teknologi Bursa Efek Indonesia (BEI), Adikin Basirun di kantornya, SCBD, Jakarta, Jumat (2/10/2009).
Menurut Adikin, beberapa broker tidak memiliki daya listrik cadangan, sehingga ada kantor-kantor cabang broker yang terpaksa tidak bisa bertransaksi.
"Ada beberapa broker tidak punya genset atau cadangan listrik, jadi sempat tidak bisa transaksi gara-gara pemadaman listrik bergilir," ujarnya.
Kendati demikian, Adikin menyatakan tidak bisa mengukur potensi kerugian transaksi akibat pemadaman bergilir tersebut.
"Transaksi kan tiap hari nilainya selalu berubah-ubah, jadi seberapa besar pengaruhnya tidak bisa diukur," ujarnya.
Untuk transaksi BEI, Adikin menyatakan tidak akan terganggu sama sekali dengan pemadaman bergilir tersebut.
Menurutnya, BEI memiliki daya cadangan listrik yanglebih dari cukup untuk menjamin transaksi tetap berjalan saat terkena pemadaman listrik bergilir.
"Kalau BEI tidak ada masalah. Genset yang kita punya sangat cukup. Jadi transaksi tak akan kena pengaruh," ujarnya.
(dro/dnl)











































