Wall Street Masih Lesu

Wall Street Masih Lesu

- detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2009 11:50 WIB
Wall Street Masih Lesu
Jakarta - Perdagangan saham di bursa Wall Street terus mengelami kelesuian dalam 4 hari berturut-turut. Pada perdagangan Jumat (2/10/2009), saham-saham Wall Street kembali turun akibat masih lemahnya data penyerapan tenaga kerja.

Lemahnya data penyerapan tenaga kerja ini memberikan keyakinan kepada pelaku ekonomi bahwa pemulihan ekonomi akan berlangsung lebih lama dari yang diharapkan. Sektor industri dan energi dinilai paling sensitif terganggu dengan keadaan ekonomi yang masih belum pulih.

Harga minyak di bursa berjangka AS juga mengalami penurunan 1,2% menjadi US$69,95 per barel, setelah investor melepas saham Chevron dan Exxon Mobil dan membuat saham keduanya turun 1%. Indeks berjangka turun tajam setelah munculnya laporan buruk tentang lemahnya penyerapan tenaga kerja di AS.

"Pasar dibuka dengan penurunan setelah laporan tentang lemahnya penyerapan tenaga kerja yang tidak menggembirakan, namun pelaku pasar masih akan melakukan aksi beli di harga yang murah," kata Senior Trader Wedbush Morgan Michael Jame seperti dikutip dari Reuters , Sabtu (3/10/3009).

Pada September 2009, jumlah pengangguran di AS meningkat lebih tinggi di atas rata-rata sejak 1983, jumlah pengangguran pada September naik 263 ribu atau di atas perkiraan pasar yang sebesar 180 ribu.

Pada perdagangan Jumat, indeks Dow Jones turun 21,61 poin (0,23%) menjadi 9.487,67, indeks S&P turun 4,64 poin (0,45%) menjadi 1.025,21, dan Nasdaq turun 9,37 poin (0,46%) menjadi 2.048,11.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads