Demikian disampaikan Direktur BEI Eddy Sugito dalam keterbukaannya,Senin (5/10/2009).
"Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity (UMA) atas saham KARK tersebut, bursa saat ini sedang mencermati transaksi saham ini," ujarnya.
Saham PT Dayaindo Resources Tbk (KARK) langsung melesat hampir 10% setelah perusahaan batubara itu dikabarkan memenangkan kontrak pasokan batubara ke China.
Pada perdagangan Senin (5/10/2009), saham KARK tercatat naik Rp 13 atau 9,49% ke level Rp 150. Nilai perdagangan saham KARK hingga 30 menit awal perdagangan mencapai Rp 19,6 miliar.
PT CIMB Securities Indonesia dalam catatan risetnya menjelaskan, KARK telah memenangkan 5 tahun kontrak untuk menyalurkan 100.000 metric ton medium kalori batu bara per bulan ke China. KARK menandatangani perjanjian dengan Guangdong Zhenrong Energy Co pada tanggal 28 September. (dnl/dro)











































