Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 06 Okt 2009 09:04 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Bursa US rebound dari penurunan dua minggu berturut-turut setelah Goldman Sachs Group Inc. merekomendasikan bank-bank besar dan adanya laporan yang menunjukkan industri jasa kembali tumbuh setelah 11 bulan kontraksi. Gold dan oil menguat sementara dolar melemah.

Wells Fargo & Co. rally 6.9% dan JPMorgan Chase & Co. +4.6% setelah Goldman mengatakan bank-bank besar akan menunjukkan kinerja yang baik. Nordstrom Inc. dan Limited Brands Inc. naik sedikitnya 7.7% setelah hasil dari industri jasa melebihi perkiraan. Brocade Communications System Inc. +19% akibat adanya spekulasi pengambilalihan. Indeks S&P 500 (+1.5%) 1,040.46 dan Dow Jones (+1.2%) 9,599.75.

Regional Pagi: Bursa Jepang menguat setelah pertumbuhan dalam data industri jasa AS dari 11 bulan kontraksi. Sony Corp. (+1.5%). Nissan Motor Co. (+1.5%). Mazda Motor Corp. menguat meskipun telah mengumumkan penjualan saham baru. Bursa Australia menguat di bursa Asia dengan penguatan pada saham pertambangan dan finansial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh saham perbankan Australia menguat setelah Goldman Sachs meningkatkan peringkat pada perbankan besar AS menjadi "attractive" dari "neutral". Commonwealth Bank of Australia (+1.3%), ANZ (+1.2%) dan National Australia Bank (+1.1%). BHP Billiton (+1.7%) dan Rio Tinto (+1.9%), Newcrest Mining (+2.1%). NIKKEI 225 (+0.58%) 9,730.25. KOSPI INDEX (+0.44%) 1,613.98. S&P/ASX 200 INDEX (+0.80%) 4,609.80. STI (+1.10%) 2,612.

Commodity: Crude oil diperdagangkan di sekitar level $70 per barel di tengah optimisme permintaan bahan bakar akan mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan prospek perbaikan ekonomi. Saham menguat setelah laporan dari Institute for Supply Management menunjukkan industri jasa US mengalami pertumbuhan.

Harga komoditas menguat setelah pelemahan dolar. Crude oil untuk pengiriman November diperdagangkan pada level $70.49 per barel dan Brent crude oil untuk November diperdagangkan pada level $68.04 per barel. Persediaan crude oil US naik 2 juta barel minggu lalu sementara persediaan heating oil dan diesel turun 400.000 barel. Crude oil (+0.03%) $70.4/bbl, Gold (-0.14%) $1.016/oz, CPO (+0.8%) $645/MT, Nickel (+1.5%) $17.550/MT, Tin (-0.5%) $14.200/MT.

Economic & Industrial News

Economic : BI Rate Tetap 6.5%

Bank Indonesia pada hari ini memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 6,5%. Keputusan mempertahankan BI Rate tersebut diambil setelah Rapat Dewan Gubernur menyimpulkan bahwa tingkat suku bunga BI Rate sebesar 6,50% masih konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi pada tahun 2010 sebesar 5% Β±1%. Stance kebijakan saat ini juga dipandang masih kondusif bagi proses pemulihan perekonomian dan intermediasi perbankan.

Commodity: harga Pulp Sentuh Titik Tertinggi

Harga pulp (bubur kertas) pasa pekan pertama Oktober di pasar Asia melonjak 29,52% dari posisi awal Juli sekitar US$ 525 per ton menjadi US$ 680 per ton. Harga tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang 2009. Kenaikan harga pulp serat panjang ikut menaikkan harga pulp serat pendek (bela-ched hardwood kraft product/BHKP) sebesar 28,26% dari US$ 460 /ton pada Juli menjadi US$ 590/ton.

Economic: BI Revisi Pertumbuhan Ekonomi 2009 jadi 4,5%

BI merevisi pertumbuhan ekonomi 2009 menjadi kisaran 4-4,5% dari sebelumnya 3,5-4%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi 4Q09 diprediksikan 4,2%, lebih tinggi dari sebelumnya 3,9%. Hal ini terjadi seiring membaiknya perekonomian global yang berdampak positif pada ekonomi domestik, menurut Deputi Gubernur BI Budi Mulya.

Corporate news

OKAS: Akan Beli 5 Kapal Tongkang Rp125 M

OKAS melalui anak usahanya PT Ancora Shipping akan membeli lima kapal tongkang pengangkut batubara berkapasitas 4000-8000 ton senilai Rp125 miliar atau Rp20-25 miliar/unit . Sementara itu terkait akuisisi perusahaan batubara di Kalimantan, perseroan masih tahap due diligence dan keputusan final ditargetkan paling lambat dua bulan.
Β 
DGIK: Kantongi Proyek Baru Rp966 M

Hingga 3Q09, DGIK mengantongi proyek baru sebanyak 18 proyek senilai Rp966 miliar atau naik dari periode

sama tahun lalu Rp900 miliar. Pertumbuhan proyek baru di 3Q09 lebih rendah vs 3Q08 karena keterlambatan tender dari pemerintah.

ELSA: Raih Tambahan Pendapatan US$16,8 Jt

ELSA meraih tambahan pendapatan senilai US$16,8 juta atau Rp161,28 miliar dari rampungnya dua proyek geoscience seismic land di Sumatera US$10,4 juta dan Jawa US$6,4 juta.

ADRO: Biayai Belanja Modal 2010 dari Obligasi

ADRO akan membiayai belanja modal 2010 dari hasil penerbitan obligasi global senilai US$500 juta atau Rp5 triliun. Obligasi tersebut ditargetkan listing di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST).

BMRI: Pupuk Kaltim Jajaki Lagi Refinancing Utang ke Mandiri

PT Pupuk Kaltim menjajaki lagi refinancing utang ke BMRI senilai US$490 juta. Pupuk Kaltim akan menerbitkan obligasi lagi terkait perolehan dana utangnya.

SMGR: Semen Padang Beroperasi Dua Hari Lagi

PT Semen Padang membutuhkan waktu sampai besok (Rabu 7/10) untuk kembali bekerja. Terganggunya produksi pada saat gempa dan sehari setelah gempa, tidak menganggu produksi atau pelayanan permintaan. Saat ini stock semen PT Semen Padang adalah 120 ribu ton semen di pelabuhan Teluk bayur dan di pelabuhan tujuan. Pada produksi normal, produksi semen sebanyak 15 ribu ton per hari, atau mencapai 5,8 juta ton per tahun. Jika mesin tidak bekerja dalam dua hari, maka Semen Padang kehilangan produksi 30 ribu ton.

MNCN: Akan Terbitkan MTN Rp 250 M

MNCN akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) maksimal Rp 500 miliar. Namun, tahun ini, induk usaha RCTI itu baru akan mengeksekusi penerbitan surat utang Rp 250 miliar. Sebagian dana hasil penerbitan MTN itu akan digunakan untuk memperkuat modal kerja MNCN.

RAJA: Akan Akuisisi Tambang Timah di Pekan Baru

PT Rukun Raharja akan merambah bisnis tambang timah dengan mengambil alih beberapa perusahaan tambang timah yang berlokasi di Pekan Baru, Riau. RAJA akan menggelar rights issue kedua tahun ini guna mendanai akuisisi tersebut.

LAPD: Rencana Kuasai META Tertunda

Rencana LAPD menguasai META tertunda karena perseroan gagal memperoleh persetujuan pemegang saham. Sekretaris Perusahaan LAPD, Indra Wilbarsyah, mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa gagal memperoleh persetujuan pemegang saham karena tidak memenuhi kuorum.

WIKA: Suntik Wika Beton Rp 75 Miliar

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyiapkan Rp 75 miliar guna membantu modal kerja PT Wijaya Karya Beton (WIKA Beton) sebagai anak usaha perseroan.

Atas pinjaman modal ini, WIKA Beton mendapat beban bunga sebesar 4% di atas suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) per tahun dan biaya administrasi 0,6% dari nilai penarikan pinjaman.


(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads