"BTN mau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam rangka go public. Go publik ini kan sesuai dengan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa (go public)," kata Sofyan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (6/10/2009).
Namun sayang, Sofyan belum menjelaskan secara pasti, target dana yang bakal diraup dari aksi korporasi tersebut. Namun ia mensinyalir jumlahnya akan cukup banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito juga memastikan bahwa proses pencatatan saham perdana (listing) BTN akan terjadi di November 2009. Rencana masuk lantai bursa itu sudah disampaikan BTN ke BEI.
BTN berencana melepas 30 persen sahamnya ke publik. Dengan perkiraan sementara target dana IPO sebesar Rp 2 triliun. Sebagai penjamin emisi, BTN telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT CIMB Securities.
(ang/ang)











































