Adaro Dapat Pinjaman 11 Bank US$ 500 Juta

Adaro Dapat Pinjaman 11 Bank US$ 500 Juta

- detikFinance
Rabu, 07 Okt 2009 09:50 WIB
Adaro Dapat Pinjaman 11 Bank US$ 500 Juta
Jakarta - PT Adaro Indonesia, anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO) meraih pinjaman 11 bank nasional dan asing senilai US$ 500 juta. Penandatanganan perjanjian amortising revolving credit facility pada 2 Oktober 2009.

"Pinjaman tersebut akan jatuh tempo dalam 60 bulan seteleh perjanjian pinjaman ditandatangani. Sedangkan tingkat suku bunga mengacu pada LIBOR + applicable margin," ujar Corporate Secretary ADRO, Andre J. Mamuaya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/10).

Pinjaman ini difasilitasi oleh DBS Bank Ltd bersama 10 bank lainnya yakni:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  1. Oversea-Chinese Banking Corporation Limited,
  2. Sumitomo Mitsui Banking Corporation,
  3. BNP Paribas,
  4. The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. cabang Singapura,
  5. United Overseas Bank Limited,
  6. China Trust Commercial Bank Co. Ltd. cabang Singapura,
  7. PT ANZ Panin Bank Tbk,
  8. PT Bank Mandiri Tbk cabang Singapura,
  9. Standard Chartered Bank,
  10. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited.

Dana pinjaman tersebut untuk kebutuhan belanja modal, nasionalisasi kapal pengangkut batubara berbendera asing, dan untuk pembiayaan kebutuhan jangka panjang.

Sehubungan dengan rencana tersebut, anak usaha perseroan PT Alam Tri Abadi akan melakukan akuisisi secara tidak langsung 100% saham perusahaan pelayaran nasional, PT Maritim Barito Perkasa dengan nilai transaksi sebesar Rp 250 juta.

"Orchard Maritime Logistics Pte Ltd yang merupakan anak usaha kami yang didirikan di Singapura, akan mengalihkan sebagian besar aset-asetnya yang dimilikinya kepada Maritim Barito Perkasa," jelas Andre.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads