Menurut pandangan saya, broker asing memang belum mengubah pandangan negative nya terhadap group atau saham tersebut karena korporat aksi yang di lakukan bertubi-tubi tampah ada penjelasan tujuan dari peminjaman-pinjaman yang di lakukan.
Terakhir ini BUMI kembali meminjam dana dari CIC sekitar USD1,9bn dengan bunga 19% dan tenor selama 6 tahun. Negative pada saham ini adalah beban bunga yang sangat besar yang dikawatirkan akan berdampak pada laba bersih perseroan di jangka pendek mengingat harga komoditas masih pada level rendah. Saat ini Newc, coal di perdagangkan berkisar USD 70/ton di bandingkan tahun sebelumnya sempat menyentuh USD197/ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Is there a light in the end of the tunnel? Terlalu cepat untuk mengatakan a light in the end of the tunnel, namun there is a potential light in the end. Harga batu-bara masih pada level blm pasti namun menurut saya ini adalah level terendah, jadi hanya ada satu arah untuk harga batu-bara kedepan yaitu naik. Secondly, potensi explorasi dari cadangan asset lain sangat besar terutama setelah banyak likuiditas yang masuk ke balance sheet perusahaan. Dan potensi M&A juga sangat besar mengingat KPC dan Arutmin adalah asset yang sangat mengiyurkan untuk sesame pemain batu-bara baik dunia Maupun local.
Dow Jones: Bursa US terus melanjutkan penguatan untuk hari ketiga seiring dengan penguatan saham perbankan setelah setelah upgrade saham yang dilakukan oleh analis Bank of America dan Wells Fargo & Co. merencanakan meningkatkan tingkat kredit sementara Alcoa Inc. melonjak sebelum hasil laporan kuartal tiga keluar. Bank of America dan Wells Fargo masing-masing naik 2.1%, Google Inc. rally 3.8% setelah Oppenheimer & Co. menaikkna estimasi harga sahamnya.
Alcoa, produsen aluminium terbesar naik 2.2% sebelum melaporkan laba yang tidak terduga sebelim penutupan bursa. Dow Jones mengalami penurunan dipimpin oleh AT&T Inc. dengan adanya rencana untuk membiarkan pemilik iPhone menggunakan internet phone. Indeks S&P 500 (+0.3%) 1,057.58, Nasdaq (+0.3%) 2,110.33, Dow Jones (-0.1%) 9,725.58.
Regional Pagi: Mayoritas bursa Asia menguat, meskipun penguatan berkurang setelah kekhawatiran Wall Street dalam sesi yang bergerak rally selama 2 hari. Saham logam dan pertambangan menguat setelah Alcoa secara tak terduga mencetak laba kuartalan. Namun, bursa Jepang melemah seiring eksportir seperti Sony Corp. melemah dengan penguatan yen. Pasar energi Australia ditopang oleh kuatnya harga komoditas, sedangkan bursa Korea Selatan naik tipis setelah mengalami pelemahan. NIKKEI 225 (-0.27%) 9,772.87. KOSPI INDEX (+0.24%) 1,601.86. S&P/ASX 200 INDEX (+1.39%) 4,761.20. STI (+0.41%) 2,645.46.
Commodity: Crude Oil (+0.66%) $70/bbl, Gold (+0.42%) $1.049/oz, CPO (-0.8%) $653/MT, Nickel (+2.9%) $18.650/MT, Tin (+0.5%) $14.675/MT.
Economic & Industrial News
Banking: Ekspansi Kredit 2010 Diproyeksikan 17%
BI memperkirakan pertumbuhan kredit tahun depan mencapai 17%, lebih tinggi dari realisasi tahun ini sekitar 12-13%. Naiknya proyeksi pertumbuhan kredit tersebut didorong oleh kian membaiknya aktivitas ekspor.
Automotive: Pasar Mobil September Anjlok 22,5%
Pasar mobil domestik pada September anjlok 22,5% menjadi 37.295 unit, dibandingkan dengan realisasi Agustus, akibat libur Lebaran yang membuat hari kerja efektif menjadi berkurang. Permintaan Oktober dan November diprediksikan membaik. Kondisi 4Q09 diprediksi hampir sama dengan 3Q09, kemungkinan berada di kisaran 40.000 unit atau lebih, menurut Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, Joko Trisanyoto.
Commodity: Bintangdelapan Siapkan Pabrik Nikel US$ 1,2 M
PT Bintangdelapan bekerja sama dengan Dingxing Group Tiongkok tengah menyiapkan pabrik pengolahan (smelter) nikel berkapasitas 30 ribu ton per tahun. Pabrik tersebut diperkirakan membutuhkan investasi US$ 1,2 miliar. Bintangdelapan dan Dingxing membentuk PT Sulawesi Mining nvestment yang diharapkan beroperasi 2014.
General: Komisaris Utama Sarijaya Sekuritas Dihukum 26 Bulan
Pengadilan Negeri jakarta Selatan memvonis Komisaris Utama PT Sarijaya Permana Sekuritas, Herman Ramli, selama 26 bulan. Herman terbukti bersalah menggelapkan dana nasabah yang merugikan sebanyak 13.074 nasabah senilai Rp235,6 miliar.
Corporate news
TLKM: Berencana Jual Anak Usaha, Tambah Saham Scicom Berhad
TLKM berencana menjual anak usahanya meliputi 25% saham PT Citra Sari Makmur dan 22% PT Pasifik Satelit Nusantara guna memfokuskan pada bisnis intinya. Selain itu, perseroan akan menambah kepemilikan saham di atas 50% dari saat ni 10% saham Scicom Berhad Malaysia.
Â
SMGR: Kantongi Untung Rp216 M
SMGR meraih keuntungan Rp215,99 miliar dari hasil penjualan saham buyback sebanyak 68,03 juta saham secara block sale pada 2 hari lalu yang dibantu PT Mandiri Sekuritas. Keuntungan tersebut disimpan ke kas perseroan.
PTBA: Didukung Pemerintah Beli Lahan BHP Biliton
Kemenneg BUMN mengatakan pemerintah mendukung PTBA untuk mengakuisisi lahan milik BHP Biliton dan mengizinkan membentuk konsorsium sesama perusahaan BUMN. Namun, perseroan belum memberikan keterangan resmi kepada pemerintah terkait rencana tersebut.
Â
ANTM: Dijajaki Norsk Hydro Aliansi Bangun Pabrik Smelter
Norsk Hydro, produsen alumunium ketiga terbesar di Eropa asal Norwegia menjajaki ANTM beraliansi membangun pabrik pengolahan smelter grade alumina dan proyek pengembangan bauksit di Tayan, Kalbar senilai US$1,2-1,5 miliar. Sementara, hingga saat ini belum ada kejelasan kerjasama dari OAO Russian Alumunium dan perseroan untuk menggarap proyek tersebut.
BUMI: Siapkan Dana Herald Rp250 M
BUMI menyiapakan US$25 juta atau Rp250 miliar untuk mengakuisisi 15,8% atau 29,42 juta saham Herald Resources. Pendanaan berasal dari modal kerja perseroan dan menyatakan transaksi tersebut bukan material.
DOID: Buma Pangkas Obligasi jadi US$350 Jt
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma) memangkas nilai obligasi globalnya jadi US$350 juta dari semula US$600 juta. Pasalnya, Buma akan mengkombinasikan pencarian dana US$600 juta dengan pinjaman bank hingga US$250 juta. Adapun enam bank yang dijajakinya Barclays Capital, Deutsche Bank, ING, Macquarie Bank, Mizuho Bank, dan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.
HEXA: Penuhi Target Penjualan Tahun Ini
Jelang akhir tahun, HEXA kebanjiran pesanan alat berat hingga mencapai 400 unit seiring memanasnya harga komoditas. Saat ini, HEXA telah menjual alat berat sebanyak 00 unit, dengan pencapaian tersebut, maka perusahan telah berhasil memenuhi target penjualan sepanjang tahun sebanyak 1.200 unit.
(etr/qom)











































