Pada perdagangan Kamis (8/10/2009), IHSG ditutup melemah 28,888 (1,15%) ke level 2.484,518. Indeks LQ 45 juga melemah 6,820 poin (1,38%) ke level 488,277. Namun posisi ini masih lebih baik karena IHSG sempat terpuruk jauh di 2.472,627.
Saham-saham grup Bakrie justru rontok setelah Aburizal Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Golkar. Investor akan terus mencermati pergerakan harga saham grup Bakrie terutama BUMI yang akan terus fluktuatif karena berbagai aksi korporasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Jepang juga memulai perdagangan akhir pekan ini dengan positif. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 0,6% ke level 9.893,63.
Dorongan sentimen positif tersebut diharapkan bisa menjaga IHSG pada perdagangan Jumat (9/10/2009) di teritori positif. Apalagi IHSG sudah melemah selama 2 hari berturut-turut sehingga membuka peluang untuk rebound.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Setelah dua hari berturut-turut melemah, kami melihat peluang terjadi rebound pada indeks hari ini. Rekor yang terjadi pada harga emas, kemudian diikuti oleh penguatan yang terjadi di crude oil menjadi sentimen pendorong bagi saham berbasis komoditas.
Disisi lain, investor disarankan juga mencermati pergerakan saham grup Bakrie yang diperkirakan masih akan tertekan. Kisaran support-resistance 2.452-2.495. Saham pilihan : ANTM, TINS, INCO, PGAS, INDF.
Β
Optima Sekuritas:
IHSG kembali melemah 28 poin atau 1.1% ke level 2.484 karena profit taking saham BBCA, ASII dan BUMI. Harapan bahwa Bakrie Grup akan mendrive pasar naik akhirnya hanya tinggal harapan karena tekanan jual masih sangat tinggi. Sementara itu, nilai transaksi pasar regular naik mencapai Rp 5.3 triliun yang merupakan signal yang sehat. Sentimen pelemahan US dollar masih akan menjadi penahan penurunan IHSG selanjutnya. Pergerakan indeks berpoternsi rebound di level 2.450-2.500.
(qom/qom)











































