Pada perdagangan Jumat (9/10/2009), rupiah dibuka melemah tipis ke 9.430 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.437 per dolar AS.
Namun investor masih melihat sentimen untuk rupiah adalah bullish. Investor asing masih akan meneruskan pembelian portofolio lokal memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS di pasar global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS juga tercatat melemah atas yen ke posisi 88,39 yen, dibandingkan sebelumnya di 88,60 yen.
Joseph Brusuelas, analid dari Moody's Economi.com menyatakan, tiga bank sentral dari Korsel, Taiwan dan Filipina kemarin masuk ke pasar untuk menahan laju pelemahan dolar AS. Langkah itu penting untuk menjaga para eksportir.
"Perekonomian Asia yang didorong oleh Ekspor sangat sensitif pada pergerakan dolar AS," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)
