Mengawali perdagangan pekan ini, IHSG sebenarnya sempat menguat. IHSG sempat mencapai titik tertinggi pada 2.480,758. Namun sesaat kemudian IHSG berbalik arah.
Pada perdagangan Senin (12/10/2009), IHSG ditutup melemah 17,712 poin (0,72%) ke level 2.456,689. Indeks LQ 45 juga melemah 3,849 poin (0,79%) ke level 482,470.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Hang Seng melemah 200,09 poin (0,93%) ke level 21.299,35.
- Indeks KOSPI melemah 6,98 poin (0,42%) ke level 1.639,81.
- Indeks Komposit Shanghai turun 17,23 poin (0,59%) ke level 2.894,48.
Sementara bursa-bursa Eropa dibuka menguat tipis, indeks DAX 30 naik 0,27%, CAC 40 naik 0,36%, FTSE 100 naik 0,32%.
Perdagangan cukup sepi, dengan frekuensi transaksi hanya sebanyak 78.105 kali pada volume 3.300 juta lembar saham senilai Rp 3,256 triliun. Sebanyak 62 saham naik, 126 saham turun dan 80 saham stagnan.
Β
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 7.800, International Nickel (INCO) turun Rp 125 menjadi Rp 4.025, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.825, PGN (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 3.500, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 2.575, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.800, BCA (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 4.725, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 menjadi Rp 6.450.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 8.700, PTBA naik Rp 50 menjadi Rp 14.150, Astra International (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 33.600, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 450 menjadi Rp 23.700.
(qom/dro)










































