Hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PTBA Sukrisno usai penandatanganan kerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (PTKA) di Gedung Jakarta Railway Centre, Jalan Juanda, Jakarta, Senin (12/10/2009).
"Kita ingin mayoritas di konsorsium itu nanti," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, perusahaan plat merah itu juga telah menjajaki salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk ikut serta dalam konsorsium. Namun ia menolak menyebutkan identitas BUMN tersebut.
"Perusahaan BUMN juga ada, tapi belum bisa saya sebutkan siapa," ujarnya.
Saat ini emiten berkode PTBA itu sudah memberi komitmen pembelian tambang kepada BHP Billiton untuk melakukan pembelian dengan melakukan confidential agreement. Perjanjian itu dilakukan supaya bisa mendapatkan seluruh data awal yang diperlukan untuk melakukan due diligence
BUMN tambang itu mentargetkan due diligence yang dilakukan dapat rampung di akhir Desember 2009 sebelum akhirnya melakukan penawaran langsung. Perseroan sudah menganggarkan dana sebesar Rp 1,5 triliun khusus untuk akuisisi tambang batubara. Dana yang bakal digunakan kelak membeli tambang BHP termasuk dalam anggaran tersebut.
"Kita beri komitmen saja dulu. Deal-nya nanti masih lama," ungkapnya.
(dro/dro)











































