IHSG Hanya Naik 1,976 Poin
Kamis, 01 Apr 2004 16:22 WIB
Jakarta - Pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (1/4/2004), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) naik tipis 1,976 poin pada level 737,653. Kenaikan indeks terutama dipengaruhi meningkatnya harga saham Telkom sehubungan pemberlakuan kenaikan tarif telepon per 1 April 2004.Sedangkan indeks LQ 45 yang memuat 45 saham yang paling aktif diperdagangkan naik 0,835 poin pada level 160,713, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,751 poin pada level 125,499, Indeks Papan Utama (MBX) naik 0,515 poin pada level 196,281 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) naik 0,384 poin pada level 174,523.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 8.675 kali pada volume 1,421 juta lot saham senilai Rp 562,457 miliar. Sebanyak 58 saham naik, 56 saham turun dan 276 saham lainnya stagnan.Di jajaran top gainer, saham-saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi antara lain Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi Rp 7.200, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 150 menjadi Rp 9.950, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 13.000, Bank BRI (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.550, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 25 menjadi Rp 4.500 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 25 menjadi Rp 1.350.Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar (top loser) di antaranya International Nickel (INCO) turun Rp 2.900 menjadi Rp 42.100, Tempo Scan Pacific (TSPC) turun Rp 150 menjadi Rp 5.200, Bank BNI (BBNI) turun Rp 25 menjadi Rp 1.125, Indosat (ISAT) turun Rp 25 menjadi Rp 3.825, Indofood (INDF) turun Rp 25 menjadi Rp 775 serta Bank BCA (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 3.625.Menurut analis, kenaikan indeks yang sangat tipis hari ini terutama dimotori kenaikan saham Telkom, sehubungan pemberlaukan kenaikan tarif telepon per 1 April 2004. Namun demikian, investor lebih banyak memilih melakukan pembelian selektif (selective buying) sehingga nilai transaksi yang terjadi relatif kecil dibanding pekan sebelumnya. Hal ini karena investor masih akan menunggu hasil pemilu legislatif 5 April mendatang.
(ani/)











































