Bangun Rusunami, BSD Investasi Rp 60 Miliar

Bangun Rusunami, BSD Investasi Rp 60 Miliar

- detikFinance
Selasa, 13 Okt 2009 16:59 WIB
Bangun Rusunami, BSD Investasi Rp 60 Miliar
Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) berencana membangun rusunami di kawasan Serpong. Investasi yang disiapkan sekitar Rp 60 miliar.

"Investasi kami untuk rusunami ini Rp 60 miliar," Presiden Direktur BSD, Harry Hartanto di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (13/10/2009).

Pada semester I-2010, perseroan siap memasarkan bangunan yang terletak sekitar taman Tekno BSD tersebut dengan luas 40-50 m2. Total area yang akan di bangun direncanakan 1,5 hektar dengan total 8 menara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu rencana kami.Bentuknya mirip Rusunami, tapi konsep kami hanya 4-5 lantai saja,"ujar Komisaris BSD, Hermawan Wijaya.

Menurut Hermawan, BSD menyiapkan bangunan vertikal untuk memenuhi permintaan konsumen dengan dana terbatas.

"Solusi kami,membuat bangunan tinggi. Harganya pun kami perkirakan antara Rp 150-200 juta. Kalau dengan harga segitu dibuat landed, tidak masuk (perhitungan bisnis)," katanya.

Kepemilikan dari tiap-tiap unit bangunan ini adalah hak milik. "Ya seperti biasa hak milik, dengan sistem strata title," tambah Hermawan.

Menurutnya, konsep bangunan ini digagas untuk mengisi sisi Timur kawasan BSD yang belum tergarap keseluruhan.

BSD merupakan grup pengembang BSD City dengan konsep kota mandiri di atas lahan seluas 5.950 hektar. Perseroan sudah membangun 3.300 hektar yang terfokus di wilayah timur.

Realisasi Pendapatan

Dari target pendapatan Rp 1,5 triliun di tahun 2009, pengembang kota mandiri PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) baru merealisasikan sebesar Rp 900 miliar. Ini didasarkan atas laporan per September perseroan. Capaian pendapatan yang sudah berjalan, sebagian besar disumbang oleh pembangunan dan penjualan tahap II.

"Kami sedang fokus pada pembangunan tahap II. Kami optimis dengan ekonomi yang membaik, akan meningkatkan pendapatan yang ada. Harapan kami tentu pendapatan akan tercapai di akhir tahun," kata Hermawan.

Target pendapatan BSD di 2009, sebetulnya jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat pendapatan tahun 2008 perseroan sebesar Rp 1,8 triliun.

"Tentu kami realistis pertumbuhan tahun ini tidak sebaik tahun lalu. Awal tahun terjadi krisis global, tapi sudah bergairah di Juli-Agustus ini. Kami harap ini terus terjadi sampai akhir tahun,"katanya.

Untuk menggenjot omset, perseroan giat membangun dan menjual perumahan tahap II yang terdiri dari 2 cluster besar. Cluster Foresta dan The Icon sudah mulai diperjualbelikan dengan kisaran harga Rp 600 juta sampai Rp 1,5 miliar.

Dalam pengembangan tahap II, BSD menyiapkan area 850 ha. Masing-masing cluster menempati area 74 ha dan70 ha. Sisanya dibuat jalur hijau, saran & fasilitas umum untuk penghuni kelak.

"Komposisi pada tahap II adalah 60 yang terbangun, 40 untuk jalur hijau dan infrastruktur," papar Hermawan. (dro/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads