Laba Bersih INCO 2003 Melonjak 245 Persen
Kamis, 01 Apr 2004 14:27 WIB
Jakarta - Tingginya permintaan nikel membuat kinerja keuangan PT International Nickel Indonesia (INCO) ikut terdongkrak. Laba bersih INCO tahun 2003 tercatat sebesar US$ 104.185, atau melonjak 245 persen dibanding tahun 2002 yang mencapai US$ 30.282.Demikian diungkapkan Presiden Komisaris INCO, Peter C. Jones, dalam jumpa pers mengenai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (1/4/2004).Dijelaskan Peter, sepanjang tahun 2003, ekuitas perusahaan mencapai US$ 860.915, naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 771.117. Jumlah aktiva perseroan pada tahun 2003 juga naik menjadi US$ 1.294.566, dari US$ 1.216.833 pada tahun 2002. Investasi barang modal pada tahun 2003 sebesar US$ 45.276 dibanding tahun sebelumnya sebesar US$ 44.808. Sementara, Presiden Direktur (Presdir) INCO Bing R. Tobing menambahkan, selama tahun 2003, perseroan mencatat peningkatan tajam penjualan menjadi US$ 509 juta dari US$ 321 juta pada tahun sebelumnya. Dengan meningkatnya permintaan nikel, harga jual rata-rata nikel naik menjadi US$ 7.117 per ton pada tahun 2003, dari US$ 5.114 per ton.Disebutkan, pemegang saham INCO setuju untuk mengangkat kembali Peter C. Jones sebagai presiden komisaris. RUPS juga menyepakati pengangkatan kembali Bing R. Tobing sebagai presdir, James K. Gowan sebagai wakil presdir dan Raymond W. Westall sebagai direktur.
(nit/)











































