Pada perdagangan Rabu (14/10/2009), IHSG ditutup menguat 39,729 poin (1,61%) ke level 2.511,721. Indeks LQ 45 menguat 8,741 poin (1,80%) ke level 494,503.
Mayoritas bursa regional juga bergerak menguat, kecuali Bursa Tokyo:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Nikkei-225 melemah 16,35 poin (0,16%) ke level 10.060,21.
- Indeks Hang Seng menguat 419,12 poin (1,95%) ke level 21.886,48.
- Indeks Komposit Shanghai naik 34,34 poin (1,17%) ke level 2.970,53.
- Indeks Kospi naik 20,16 poin (1,24%) ke level 1.649,09.
- Straits Times naik 29,07 poin ke level 2.697,47.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 101.562 kali pada volume 3.926 juta lembar saham senilai Rp 4,419 triliun. Sebanyak 144 saham naik, 59 saham turun dan 71 saham stagnan.
Saham-saham perbankan yang sebelumnya mendapatkan tekanan akhirnya menguat. Saham BCA (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 4.800, BRI (BBRI) naik RP 150 menjadi Rp 8.050, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 4.950, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 menjadi Rp 4.825, BNI (BBNI) naik R[ 25 menjadi Rp 2.025.
Demikian pula saham-saham perkebunan sektor CPO bergerak menguat seperti London Sumatra Indonesia (LSIP) naik Rp 700 menjadi Rp 8,650, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 850 menjadi Rp 22.700, Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) naik Rp 40 menjadi Rp 880.
Saham-saham lain yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 400 menjadi Rp 33.950, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 menjadi Rp 2.950, International Nickel (INCO) naik Rp 200 menjadi Rp 4.300, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 250 menjadi Rp 6.800.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.700, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.550, Bakrieland (ELTY) turun Rp 5 menjadi Rp 340, Bayu Buana (BAYU) turun Rp 25 menjadi Rp 265.
(qom/qom)











































