Dow Jones Jebol Level 10.000

Dow Jones Jebol Level 10.000

- detikFinance
Kamis, 15 Okt 2009 08:07 WIB
Dow Jones Jebol Level 10.000
New York - Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) akhirnya berhasil menjebol level 10.000 untuk pertama kalinya pada tahun ini. Bursa Wall Street menyambut datangnya musim laporan keuangan dengan penuh semangat.

Pada perdagangan Rabu (14/10/2009), indeks Dow Jones tercatat menguat hingga 144,80 poin (1,47%) ke level 10.015,86. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 18,83 poin (1,75%) ke level 1.092,02 dan Nasdaq menguat 32,34 poin (1,51%) ke levle 2.172,23.

Dow Jones untuk pertama kalinya berada di level 10.000 pada Oktober 2008. Namun semenjak krisis yang bermula dari kolapsnya Lehman Brothers, bursa Wall Street terut terpuruk. Posisi tertinggi Dow Jones tercetak pada Oktober 2007 ketika berhasil menembus 14.164,53.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dow Jones untuk pertama kalinya menembus level 10.000 pada akhir Maret 1999, ketika terjadi booming industri teknologi sebelum akhirnya bubble itu pecah.

Laporan keuangan yang mengesankan dari JPMorgan Chase & Co dan Intel Corp membantu optimisme pasar akan musim laporan kali ini. Anjloknya dolar AS atas euro ke posisi terndah dalam 14 bulan terakhir juga membuat investor meyakini laba-laba perusahaan multinasional dengan penjualan di luar negeri akan semakin besar.

JPMorgan melaporkan laba bersihnya meningkat pesat, sehingga membuat saham-saham bank di Wall Street ikut melonjak. Saham JPMorgan tercatat melonjak hingga 3,3%. Demikian pula saham Intel menguat 1,7% setelah sehari sebelumnya mengumumkan laba melebihi ekspektasi.

Laporan pemerintah juga menunjukkan penjualan ritel, tak termasuk belanja otomotif meningkat selama 2 bulan berturut-turut.

Kendati level 10.000 telah tertembus, namun analis mengingatkan bahwa kondisi perekonomian masih sangat rentan. Volume yang sangat tipis juga memberikan sinyal bahwa penguatan kali ini belum akan konsisten.

"Ini berarti bahwa kita menempuh jalan dengan terburu-buru. Ini secara psikologis posisit, tapi juga merupakan hal yang logis bagi kita sekarang ini untuk berhenti sejenak," ujar Scott Marcouiller, analis dari Wells Fargo Advisors seperti dikutip dari Reuters, Kamis (15/10/2009).

Volume perdagangan memang masih sangat tipis, di New York Stock Exchange hanya sebesar 1,35 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 2,37 miliar, sedikit di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads