Dow Jones: Setelah kemarin harga minyak menembus level tertingginya dalan setahun, saham energy US menguat dan memimpin kenaikan bursa. Exxon Mobil Corp. dan Chevron naik sedikitnya 1.5% setelah crude oil menyentuh level di atas $77 per barel sementara Sunoco Inc. naik setelah Morgan Stanley merekomendasikan sahamnya.
CitiGroup -5% dan Goldman Sachs -1.9% setelah terjadi penurunan pendapatan. Indeks S&P 500 (+0.4%) 1,096.56 dan Dow Jones tetap berada pada level di atas 10.000 dengan menguat Dow +0.5% menjadi 10.062.94. Bank of America -2.6%, Capital One Financial Corp. -3.1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Crude oil memperpanjang kenaikannya dalam minggu ini setelah kemarin sempat mengalami kenaikan lebih dari 3% setelah penurunan yang tidak terduga dari gasoline. Persediaan bahan bakar minggu lalu turun 5.23 juta barel, produksi gasoline turun 10%. Crude oil untuk pengiriman November diperdagangkan pada level $77.77 per barel. Crude Oil (+0.45%) $77.9/bbl, Gold (+0.21%) $1.052/oz, CPO (-0.7%) $685/MT, Nickel (+1.3%) $18.800/MT, Tin (+1.2%) $14.450/MT.
Economic & Industrial News
Commodity: Kebutuhan Domestik Batubara 78jt Ton 2010
Dept.Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat jumlah kebutuhan domestik batu bara di 2010 sebanyak 78 juta ton, lebih tinggi dibanding FY09 68,5 juta ton. Sedangkan produksi batu bara di 2010 sesebesar 250 juta ton vs 2009 sebesar 230 juta ton.
Corporate news
ADRO: Oversubcribed 11x, Perbesar Obligasi Jadi US$800 Jt
ADRO memperbesar nilai obligasi jadi US$800 juta atau Rp7,6 triliun dari US$500 juta dengan yield 7,875% seiring permintaannya yang oversubcribed hingga US$5,5 miliar atau 11x dari target awal. Olahkarena itu, perseroan akan mencatat utang baru di FY09 sebesar US$1,3 miliar atau Rp12,35 triliun.
Comment: Penambahan likuiditas ke balance sheet ADRO akan mempermudah pembelian asset di masa depan. Meskipun perusahaan belum menyebutkan keinginan itu.
JSMR: Siapkan Dana Akuisisi Rp1 T, Jajaki Obligasi Rp650 M
JSMR menyiapkan Rp1 triliun guna mengakuisisi dua ruas jalan tol baru dalam waktu dekat ini yang didanai dari kas internal. Perseroan juga akan menerbitkan obligasi Rp650 miliar di 2H10 guna refinancing utang.
CTRA: Tambah Saham Di CTRS Jadi 47,75%
CTRA membeli 155 juta saham CTRS milik Castleridge Enterprise Pte Ltd senilai Rp825/saham atau Rp127,87 miliar pada 5 Okto09. Sehingga kepemilikannya perseroan bertambah jadi 47,75% dari 39,92%. Pendanaan berasal dari kas internal.
AALI: Penjualan 3Q09 Diindikasikan Rp5,28 T
AALI diindikasikan mencatat penurunan penjualan 3Q09 sebesar Rp5,28 triliun vs 3Q08 Rp6,7 triliun karena turunnya harga komoditas. Perseroan meraup Rp4,86 triliun dari penjualan CPO.
TLKM: Bidik Kredit US$400 Jt, Capex FY10 US$2 M
TLKM membidik vendor financing US$400 juta dari Huawei dan Zhing Xing Telecommunication Equipment Company Ltd serta berencana emisi obligasi Rp2-3 triliun pada tahun depan guna memenuhi capex FY10 sebesar US$2,2 miliar.
Selain itu, perseroan mengindikasikan pendapatan 9M09 naik di bawah 5% yoy karena turunnya pendapatan pelanggan jadi Rp220/menit dari Rp240/menit. Sedangkan pendapatan Telkomsel +6-7% yoy. Perseroan juga akan mencatatkan keuntungan kurs vs rugi kurs di tahun lalu.
PTBA: Akuisisi Tambang Grup Rajawali 51% Saham
PTBA mengakuisisi 51% saham perusahaan tambang batubara Grup Rajawali di Kaltim senilai US$17,5 juta. Pendanaan berasal dari kas internal. Sementara, produksi tambang itu akan dimulai akhir Okto09 dengan tahap awal kapasitas 100.000 ton.
SULI: Divestasi Sumalindo Hutani Rampung November
SULI menargetkan divestasi 60% saham PT Sumalindo Hutani Jaya senilai US$14 juta dan Rp7,2 miliar kepada TKIM akan rampung pada Nov09 seiring mayoritas pemegang saham menyetujui aksi tersebut.
INTA: Rights Issue US$ 50 Juta
INTA akan menggelar rights issue hingga US$ 50 Juta. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal (capex) tahun depan sebesar US$ 80 juta. Sementara sisanya akan diperoleh dari pinjaman perbankan.
EXCL: Jadwal Rights Issue Rp2000/Saham
EXCL mengumumkan rights issue sebanyak 1.418.000.000 saham dengan ratio 5(old):1(new) seharga Rp2000/saham atau Rp 2,83 triliun.
Cum rights issue: 23 Nov09
Ex rights issue: 24 Nov09
Recording date: 26 Nov09
Masa penawaran: 1-7 Des09
Rumours
Harga saham ASGR berpotensi ke Rp450/saham. Kabarnya, perseroan akan membentuk joint venture dengan dua perusahaan guna memperkuat bisnisnya di bidang solusi informasi dan teknologi. Selain itu pembagian dividen interim akan jadi sentimen positif.
Harga saham SRSN berpotensi ke Rp90-95/saham seiring perseroan akan bekerjasama dengan perusahaan sawit untuk pengolah CPO jadi bioethanol. Selain itu ekspansi perseroan di bidang agrokimia dan pembentukan anak usahanya jadi sentimen positif.
Technical Picks
- DEWA (205) – SELL
- ELTY (350) – SELL
- TRUB (160) – SELL
- CTRA (700) – SELL.
(etr/qom)











































