Namun posisi IHSG yang sudah menguat cukup tajam dibandingkan bursa-bursa lain, membuat IHSG banyak diserang aksi profit taking. Dalam 2 hari terakhir perdagangan pekan lalu, IHSG sempat diserang profit taking menjelang akhir sesi, sebelum akhirnya ditutup menguat tipis.
Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Pada perdagangan Senin (12/10/2009), IHSG ditutup melemah 17,712 poin (0,72%) ke level 2.456,689.
- Pada perdagangan Selasa (13/10/2009), IHSG ditutup menguat 15,303 poin (0,62%) ke level 2.471,992.
- Pada perdagangan Rabu (14/10/2009), IHSG ditutup menguat 39,729 poin (1,61%) ke level 2.511,721.
- Pada perdagangan Kamis (15/10/2009), IHSG akhirnya ditutup menguat tipis 3,662 poin (0,15%) ke level 2.515,383.
- Pada perdagangan Jumat (16/10/2009), IHSG ditutup naik tipis 0,423 poin (0,01%) ke level 2.515,806.
Bagaimana dengan gerak IHSG pekan ini?
Investor akan menantikan susunan kabinet pemerintahan SBY-Boediono. Namun posisi Menteri Keuangan (Menkeu) yang tetap dijabat oleh Sri Mulyani diprediksi membuat investor tenang. Dengan dipertahankannya Sri Mulyani, diharapkan tidak akan banyak perubahan dari sisi kebijakan fiskal.
Ekonom Standart Chartered Bank Fauzi Ichsan sebelumnya mengatakan, Sri Mulyani dinilai punya rekam kerja yang baik di mata pelaku pasar. Namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.
Menurutnya, kebijakan ekonomi makro yang dilakukan selama ini sudah berada pada jalur yang benar. Sri Mulyani dinilai sudah mempunyai visi ekonomi, sesuai dengan keinginan pasar.
Sentimen negatif datang dari melorotnya lagi bursa Wall Street. Indeks Dow Jones pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup kembali di bawah level 10.000. Pada perdagangan Jumat (16/10/2009), indeks saham Dow Jones turun 67,03 poin (0,67%) menjadi 9,995,91.
Bursa Tokyo juga mengawali perdagangan Senin (19/10/2009) dengan pelemahan. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 78,10 poin (0,76%) ke level 10.179,46.
IHSG pada Senin ini diprediksi masih akan bergerak mixed, dengan kecenderungan melemah oleh sentimen regional. Investor akan terus mencermati gerak bursa regional dan komoditas yang menguat berkat melemahnya dolar AS.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Rally pada harga minyak mentah dan emas membawa sentimen positif bagi saham-saham berbasis komoditas yang menjadi faktor pendorong naiknya indeks pada pekan lalu. IHSG tercatat mengalami kenaikan sebesar +1,67% dari pembukaan 2.474,401 hingga penutupan hari Jumat pada 2.515,806. Kenaikan harga komoditas terkait dengan terus melemahnya USD, sehingga mendorong investor global melakukan 'switch' ke derivatif (emas/oil) yang dinilai merupakan 'save haven' ditengah ancaman merambat naiknya inflasi.
Pekan ini kenaikan indeks akan cenderung tertahan pada awal pekan. Meski harga komoditas masih akan menjadi fokus pasar, akan tetapi beberapa saham bluechip yang menjadi motor naiknya indeks sudah memasuki area overbought. Tertahannya gerak indeks terlihat dari kenaikan indeks yang sangat tipis pada perdagangan hari Jumat. Untuk kisaran support-resistance hari ini pada 2.487-2.528. Saham pilihan hari ini : PGAS, BLTA, MEDC.
(qom/qom)










































