IHSG Masih Serba Minimalis

IHSG Masih Serba Minimalis

- detikFinance
Selasa, 20 Okt 2009 08:33 WIB
 IHSG Masih Serba Minimalis
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin akhirnya berhasil ditutup menguat meski sepanjang perdagangan terus bergerak di teritori negatif. Aksi jual mulai reda di tengah bursa-bursa regional yang juga rebound.

Pada perdagangan Senin (19/10/2009), IHSG ditutup menguat 5,118 poin (0,20%) ke level 2.520,924. Namun transaksi sangat tipis, dengan frekuensi transaksi hanya 57.434 kali pada volume 1.977 juta lembar saham senilai Rp 2,339 triliun.

Investor masih menantikan pengumuman kabinet baru, meski sebagian besar nama-nama yang masuk sudah bisa ditebak. Perdagangan saham pada hari ini diprediksi masih akan serba tipis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG pada perdagangan Selasa (20/10/2009) diprediksi masih akan bergerak sempit dengan transaksi yang tidak terlalu besar dengan kecenderungan menguat.

Investor mendapatkan sentimen positif dari penguatan bursa-bursa global dan naiknya harga minyak mentah dunia. Pada perdagangan Senin (19/10/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) menguat 96,28 poin (0,96%) ke level 10.092,19.

Bursa Jepang juga membuka perdagangan hari ini dengan penguatan. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat 92,79 poin (0,91%) ke level 10.329,30.

Harga-harga komoditas kembali naik, termasuk minyak mentah dunia. Kontrak utama minyak light sweet pengiriman November menguat 1,08 dolar ke US$ 79,61 per barel. Pada intraday, harga minyak sempat menembus US$ 79,69, yang merupakan tertinggi sejak Oktober 2008. Sementara minyak Brent pengiriman Desember naik 78 sen menjadi US$ 77,77 per barel.
Β 
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Β 
Optima Sekuritas:
Β 
Pola pergerakan indeks masih flat dan transaksi tipis sama seperti akhir pekan lalu. Penguatan terjadi pada akhir menjelang penutupan perdagangan terutamaΒ  di dorong saham ASII sehingga menguat 5 poin ke level 2.520. Pengumuman kabinet terutama tim ekonomi akan menjadi fokus investor. Selanjutnya pergerakan harga minyak dan US dollar masih menjadi penentu arah pasar saat ini. IHSG diperkirakan bakal bergerak di level 2.490-2.530.


(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads