Pada perdagangan Senin (19/10/2009) di New York, euro menguat ke 1,4958 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4903 dolar. Terhadap yen, dolar AS juga melemah ke 90,53 yen, dibandingkan sebelumnya di 91,09 yen.
Pialang menyatakan, euro mendapatkan keuntungan dari meningkatnya risk appetite, namun resisten pada 1,50 dolar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai tukar rupiah pun ikut mencicipi berkah tren pelemahan dolar AS. Ditambah hadirnya lelang SUN, investor asing diharapkan kembali memasukkan dana-dananya ke Indonesia.
Pada perdagangan Selasa (20/10/2009), rupiah dibuka menguat ke 9.370 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.409 per dolar AS.
(qom/qom)










































