Menurut Dirut BEI Ito Warsito, banyak faktor yang menyebabkan turunnya IHSG. Faktor pasar regional menjadi penentu yang lebih dominan atas melemahnya pasar saham Indonesia.
"Investor kan sudah tahu lama, tentang terpilihnya kembali SBY. Sudah dari jauh-jauh hari sebelumnya, bulan Juni kan. Jadi bukan karena pelantikan," kata Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito di kantornya, Jakarta, Selasa (20/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ito, tidak ada kaitannya antara pelantikan presiden dengan melemahnya bursa saham. Pelemahan bisa saja terjadi karena faktor regional.
"Investor pasar modal tidak mengaitkan penjulan saham dengan pelantikan hari ini," paparnya yang ditemui di gedung BEI Jakarta.
Sementara analis pasar saham dari Kapita Sekurindo Hariyajid Ramelan mengatakan, pelemahan IHSG kemungkinan disebabkan dari aksi ambil untung dari sebagian investor. Menurut analis pasar dari Kapita Sekurindo ini, meningkatnya IHSG sebesar 80% dalam 9 bulan terakhir menjadi alasan pelaku pasar memutuskan aksi profit taking.
"Sebagian investor ada yang memutuskan aksi ambil untung. Ini menjadi hal yang wajar, namun pasar akan membaik," kata Hariyajid yang dihubungi detikfinance.
Optimisme juga didengungkan oleh Ito Warsito. Menurutnya, pasar akan membaik keesokkan harinya. "Sapa tahu besok malah naik," tambah Ito.
(qom/qom)











































