Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani saat ditemui di acara Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (21/10/2009).
"Karena ada kebutuhan dari negara-negara maju yang pasti mempengaruhi nilai mata uang, nilai tukar, maupun inflasi. Ketiga faktor inilah yang sekarang ini akan secara dinamis terus berjalan di semua negara," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi artinya pergerakan masih bergerak karena konstelasi kita. Dan untuk menjaganya, fondasi kita perkuat sehingga tentu tidak akan terimbas karena situasi berbeda. Jika fondasi tetap baik, nilai tukar yang terjadi sedapat mungkin merefleksikan faktor-faktor yang mendukungnya," tutupnya. (dnl/qom)











































