Mata Uang Global Mencari Nilai Keseimbangan Baru

Mata Uang Global Mencari Nilai Keseimbangan Baru

- detikFinance
Rabu, 21 Okt 2009 11:30 WIB
Mata Uang Global Mencari Nilai Keseimbangan Baru
Jakarta - Mata uang di berbagai negara saat ini sedang mencari nilai keseimbangan (ekuilibrium) baru sebagai penyesuaian dengan kondisi baru pasca terjadinya krisis ekonomi global.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani saat ditemui di acara Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (21/10/2009).

"Karena ada kebutuhan dari negara-negara maju yang pasti mempengaruhi nilai mata uang, nilai tukar, maupun inflasi. Ketiga faktor inilah yang sekarang ini akan secara dinamis terus berjalan di semua negara," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri Mulyani mengatakan perubahan terbesar terjadi pada nilai mata uang di negara maju karena mereka mengalami dampak paling berat saat krisis terjadi di 2008.

"Jadi artinya pergerakan masih bergerak karena konstelasi kita. Dan untuk menjaganya, fondasi kita perkuat sehingga tentu tidak akan terimbas karena situasi berbeda. Jika fondasi tetap baik, nilai tukar yang terjadi sedapat mungkin merefleksikan faktor-faktor yang mendukungnya," tutupnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads