Penurunan saham PT Astra International Tbk (ASII) memimpin pelemahan IHSG pada pertengahan pekan ini. Dalam perdagangan yang cukup ramai, saham-saham unggulan tidak bisa lepas dari jerat profit taking.
Pada perdagangan Rabu (21/10/2009), IHSG ditutup melemah 25,419 poin (1,02%) ke level 2.476,797. Indeks LQ 45 juga melemah 5,864 poin (1,19%) ke level 486,568.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks KOSPI melemah 5,29 poin (0,32%) ke level 1.653,86.
- Indeks Hang Seng melemah tipis 66,85 poin (0,30%) ke level 22.318,11.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 13,87 poin (0,45%) ke level 3.070,59.
- Indeks Nikkei-225 melemah tipis 3,45 poin (0,03%) ke level 10.333,39.
- Straits Times melemah 13,47 poin ke level 2.697,62.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi 87.595 kali pada volume 3.684 juta lembar saham senilai Rp 3,712 triliun. Sebanyak 44 saham naik, 146 saham turun dan 75 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain ASII turun Rp 700 menjadi Rp 32.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 menjadi Rp 23.550, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 menjadi Rp 6.750, BRI (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 7.700, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.650, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.825.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Adaro (ADRO) naik Rp 50 menjadi Rp 1.560, PGN (PGAS) naik Rp 25 menjadi Rp 3.725, London Sumatera Indonesia (LSIP) naik Rp 50 menjadi Rp 8.400, Charoen Pokphan (CPIN) naik Rp 85 menjadi Rp 2.025.
(qom/qom)











































