IHSG Siap-siap Imbas Wall Street

IHSG Siap-siap Imbas Wall Street

- detikFinance
Kamis, 22 Okt 2009 08:35 WIB
IHSG Siap-siap Imbas Wall Street
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya kembali terpuruk di bawah level 2.500 seiring rontoknya bursa-bursa regional. Minimnya sentimen positif di pasar membuat investor terus melanjutkan aksi profit takingnya.

Pada perdagangan Rabu (21/10/2009), IHSG ditutup melemah 25,419 poin (1,02%) ke level 2.476,797. Indeks LQ 45 juga melemah 5,864 poin (1,19%) ke level 486,568.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (22/10/2009) kembali dikepung sentimen negatif dari pelemahan bursa-bursa regional. Pada perdagangan Rabu (21/10/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 92,12 poin (0,92%) ke level 9.949,36 akibat tekanan bursa-bursa regional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Tokyo juga memulai perdagangan Kamis ini dengan pelemahan. Indeks Nikkei-225 tercatat turun 92,51 poin (0,90%) ke level 10.240,88.

Namun posisi sejumlah saham yang sudah turun cukup besar masih membuka peluang IHSG untuk rebound. IHSG pada perdagangan Kamis ini diprediksi masih akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Investor tidak akan memberikan respons yang berlebihan atas terbentuknya kabinet baru karena nama-nama yang diumumkan presiden tadi malam sebelumnya sudah beredar luas.
 
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
 
Optima Sekuritas:
 
Indeks tertekan 26 poin atau 1% ke level 2.476 dan sempat menembus level support di middle band yakni 2.472. Empat saham penyumbang terbesar yakni ASII, BBRI, BMRI, dan INTP yang berkontribusi 10 poin terhadap turunnya indeks. Investor asing net sell Rp 615 miliar, jumlah yang besar sehingga perlu di cermati. Indeks dalam jangka pendek masih dalam pola downtrend namun berpeluang untuk tehnikal rebound. Level IHSG selanjutnya ada di 2.450-2.490.
 
Panin Sekuritas:
 
IHSG kemarin kembali bergerak melemah setelah ditutup pada level 2.476,797 (-1,02%). Minimnya sentimen positif, ditambah pergerakan bursa regional yang melemah serta anjloknya harga komoditas memberikan tekanan pada indeks kemarin. Hari ini kami perkirakan indeks masih akan melemah terbatas. Meski demikian, perlu diperhatikan peluang untuk trading pada saham berbasis komoditas. Kisaran support-resistance 2.440-2.499. Saham pilihan : ADRO, LSIP, CPIN.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads