Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Antam Alwinsyah Loebis usai menghadiri serah terima jabatan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
"Iya (ikut konsorsium). Tapi itu tanya PTBA saja," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu ajakan rencana pembentukan konsorsium itu dari emiten berkode PTBA tersebut. Setelah itu, perseoran akan melakukan
pembicaraan lebih lanjut sebelum akhirnya konsorsium itu terbentuk.
"Nanti kalau sudah diajak kita bicarakan lagi," tambahnya.
Menurutnya, perusahaan pelat merah itu memang sudah tertarik untuk mengambil tambang di Kalimantan tersebut sejak lama. "Kalau tertarik kan kita sudah sering bilang," tegasnya.
Saat ini, PTBA sedang melakukan uji tuntas atau due diligence terhadap tambang milik BHP itu. PTBA menargetkan uji tuntasnya bisa rampung di akhir 2009 sebelum akhirnya melakukan penawaran di awal tahun 2010.
Selain itu, PTBA juga sedang menjajaki partner lain yang akan diajak dalam konsorsium, melibatkan perusahaan dalam dan luar negeri. Perseroan sudah menganggarkan dana sebesar Rp 1,5 triliun khusus untuk akuisisi tambang batubara.
(ang/dnl)










































