Menurut Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito, target tersebut bisa tercapai karena adanya peningkatan jumlah pengguna jalan tol.
"Diharapkan naik 10 persen untuk pendapatannya, karena trafik naik dan pengguna tol naik," katanya usai menghadiri serah terima jabatan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, hingga akhir tahun perseroan juga mentargetkan bisa menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) sebanyak Rp 2 triliun dari total yang dianggarkan sebanyak Rp 4,5 triliun. Menurut Frans, kelebihan capex tersebut akan di-carry over ke tahun 2010.
"Sampai sekarang sudah terserap sekitar Rp 1 triliunan, sisanya di-carry over ke tahun 2010," ungkapnya.
Hingga akhir tahun ini, emiten berkode JSMR itu akan banyak menyerap capex dengan cara banyak melakukan pembebasan lahan dalam rangka pembangunan proyek jalan tolnya.
Dalam tiga tahun ke depan, ia mengharapkan Jasa Marga bisa membangun jalan tol dengan total 200 km dan seluruhnya dimodernisasi dengan menggunakan kabel optik, CCTV serta alat elektronik lainnya.
(ang/qom)











































