"Gerakan sehari menurut saya tidak akan memengaruhi. Jadi, akan kita lihat fondasi ke depannya," ujar Sri Mulyani usai serah terima jabatan Menteri Koordinator Perekonomian di Kantor Kementerian Koordinator Perekononian, Jakarta, kemarin malam (22/10/2009).
Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis setelah kemarin melemah menembus lagi level 9.500 per dolar AS. Rupiah mulai mengikuti lagi jejak mata uang regional yang juga sedang menguat lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkeu menjelaskan faktor global yang memengaruhi pelemahan rupiah yaitu adanya sentimen yang berhubungan dengan perubahan konstelasi ketidakseimbangan perekonomian antara Amerika Serikat dengan negara lain. Pengaruhnya untuk Indonesia mencapai 15%.
"Ada yang sifatnya berhubungan dengan ketidakseimbangan perekonomian Amerika Serikat dengan yang lain Untuk Indonesi apresiasi sampai 15%," jelas Sri Mulyani.
Ditambahkannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengingatkan agar setiap kebijakan dan program diarahkan untuk memperbaiki perekonomian Indonesia. Hal ini sebagai bentuk konsistensi pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, menciptakan kesempatan kerja dan investasi yang akhirnya memperbaiki kesejahteraan rakyat.
"Pembuatan kebijakan ini semuanya akan diharmoniskan dari sisi moneter, fiskal, neraca pembayaran sehingga tidak ada gap yang berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah," tegasnya.
(nia/qom)











































