Pada perdagangan Senin (26/10/2009), rupiah dibuka menguat tipis ke 9.430 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.435 per dolar AS.
Rupiah pada akhir pekan lalu sempat melorot jauh hingga level 9.500-an per dolar AS akibat profit taking. Namun dukungan sentimen positif dari Standard & Poor's membuat posisi rupiah membaik pada akhir pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Michael Malpede, analis dariEasy Forex mengatakan, dolar AS mendapatkan dorongan dari data yang menunjukkan kenaikan penjualan rumah AS menjadi 9,4% atau lebih baik dari ekspektasi analis.
"Dolar AS menguat sebagai reaksi atas data perumahan yang kuat karena para pialang berdebat seberapa besar dampak dari ekspirasi pajak kredit untuk pembelian rumah pertama berdampak pada penjualan rumah jadi," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































