Pada perdagangan Selasa (27/10/2009), rupiah dibuka merosot ke 9.570 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.490 per dolar AS.
Di pasar global, dolar AS mulai mencatat rebound setelah terpuruk ke posisi terendahnya dalam 14 bulan atas euro. Di tengah pasar finansial yang kembali bergejolak, investor kembali ke dolar yang dianggap safe haven.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS juga menguat atas yen ke posisi 92,23 yen, dibandingkan sebelumnya di level 92,07 yen.
"Perekonomian dunia masih sangat rentan meski ada pemulihan lebih lanjut di pasar saham, komoditas dan mata uang dengan yield yang tinggi. Untuk kedepan, saya perkirakan ada pemulihan nilai dolar dan kemungkinan aset yang lebih berisiko akan melemah seperti saham-saham dan mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi," urai Antonio Sousa, kepala analis dari Forex Capital Markets seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)










































