BW Plantation Bidik Pertumbuhan Produksi CPO 20%

BW Plantation Bidik Pertumbuhan Produksi CPO 20%

- detikFinance
Selasa, 27 Okt 2009 11:49 WIB
BW Plantation Bidik Pertumbuhan Produksi CPO 20%
Jakarta - PT BW Plantation Tbk (BWPT) berencana menambah lahan tertanam seluas 32 ribu hektar dalam 3 tahun ke depan. Melalui cara ini, produksi CPO perseroan dapat tumbuh 20% di 2011.

Demikian diungkapkan Presiden Direktur BWPT Abdul Halim Ashari di sela-sela pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Selasa (27/10/2009).

"Target produksi CPO kami sampai 2011 antara 5-20%. Ini terkait rencana penambahan lahan dan area penanaman sebanyak 32 ribu hektar hingga 2011," ujar Abdul .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biaya untuk penanaman lahan ini diperoleh dari hasil pelepasan saham baru (IPO) yang berjumlah 1.211.009.000 lembar dengan harga perdana yang tercatat di papan bursa hari ini Rp 550 per saham. Perkiraan kumpulan dana hasil IPO sebesar Rp 666,05 miliar.

Alokasi dana penambahan, juga disiapkan perseroan dari cash flow mereka yang tercatat positif. Dari laporan keuangan sampai September 2009 tercatat, pendapatan BWPT sebesar Rp 449 miliar dengan total laba bersih Rp 148 miliar. Sedangkan target pendapatan yang dicanangkan perseoran sampai akhir tahun sebesar Rp 600 miliar dengan laba bersih Rp 200 miliar.

Pada tahun 2009, BWPT sedang mempersiapkan penambahan lahan sebanyak 12 ribu hektar dan diikuti di tahun 2010 dan 2011 masing-masing 10 ribu hektar. Penambahan lahan termasuk lahan inti plasma kelapa sawit.

"Panambahan lahan, kami lakukan secara bertahap. Tahun ini 12 ribu ton, kemudian 2 tahun setelahnya sekitar 10 ribu hektar," tambahnya.

Sampai Oktober 2009, lahan tertanam BWPT seluas 32.423 hektar dari total luas lahan 90.000 hektar. Sampai 3 tahun ke depan, perseroan menargetkan lahan tertanam seluas 64.000 hektar.

"Dari lahan tertanam, 18.400 hektar merupakan area yang belum menghasilkan. Hasil akan ada pada 3 tahun ke depan," terang Abdul.

Dengan adanya penambahan kawasan, perseroan optimis dapat meningkatkan produksi CPO dalam beberapa tahun ke depan. Sampai saat ini telah berdiri 2 pabrik pengolahan CPO dengan kapasitas produksi masing-masing 105 ton per jam dan 60 ton per jam. Rencananya di tahun 2010, BWPT akan  membangun pabrik baru dengan kapasitas produksii 45 ton per hari.

(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads