Pada perdagangan Selasa (27/10/2009), IHSG ditutup merosot hingga 42,513 poin (1,72%) ke level 2.425,201. Indeks LQ 45 juga naik 8,950 poin (1,85%) ke level 476,033.
Bursa-bursa regional pada perdagangan hari ini tercatat melemah tajam, mengikuti Wall Street yang terpuruk cukup besar.
- Indeks Hang Seng merosot 420,14 poin (1,86%) ke level 22.169,59.
- Indeks KOSPI turun 7,58 poin (0,46%) ke level 1.649,53.
- Indeks Nikkei-225 melemeh 150,16 poin (1,45%) ke level 10.212,46.
- Indeks Komposit Shanghai turun 88,11 poin (2,83%) ke level 3.021,46.
"Pasar hari ini merefleksikan memburuknya risk appetite seperti yang terjadi di pasar AS kemarin dan sebagian di Eropa. Hal itu telah menghempaskan optimisme dan menekan investor untuk menjauh dari aset-aset yang lebih berisiko dan beberapa hal negatif di kawasan hari ini berkaitan dengan hal tersebut," uar Dariusz Kowalczyk, analis dari SJS Markets seperti dikutip dari AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain BW Plantations (BWPT) naik Rp 20 menjadi Rp 570, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 6.800, Indah Kiat (INKP) naik Rp 10 menjadi Rp 1.910.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 menjadi Rp 23.100, United Tractor (UNTR) turun Rp 350 menjadi Rp 15.900, PTBA turun Rp 150 menjadi Rp 15.350, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 2.550, BRI (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 7.400, Astra International (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 32.950.
(qom/dro)











































