Saham-saham grup Bakrie rontok, termasuk Astra International sehingga memberikan kontribusi besar bagi pelemahan IHSG pada hari ini.
Pada perdagangan Rabu (28/10/2009), IHSG ditutup merosot hingga 69,887 poin (2,88%) ke level 2.355,314. Indeks LQ 45 ambles 14,234 poin (2,99%) ke level 461,799. IHSG pada hari ini sempat mencapai titik terendahnya di 2.336,797.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Hang Seng merosot 408,01 poin (1,84%) ke level 21.761,58.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 9,87 poin (0,33%) ke level 3.031,33.
- Indeks Nikkei-225 turun 137,41 poin (1,35%) ke level 10.075,05.
- Indeks KOSPI melemah 39,82 poin (2,41%) ke level 1.609,71.
- Indeks S&P/ASX melemah 68,4 poin (1,44%) ke level 4.685,1.
Pelemahan bursa-bursa Asia ini teradi sehubungan dengan apa yang terjadi di AS sebekumnya. Conference Board mengungungkapkan indeks kepercayaan konsumen AS selama Oktober melemah sehingga memicu kekhawatiran investor.
"Kepercayaan konsumen AS menegaskan kekhawatiran seputar pemulihan ekonomi AS dalam beberapa bulan ke depan. Dengan pandangan ini, investor cenderung untuk memangkas pertaruhannya atas aset-aset seperti saham-saham, komoditas dan mata uang berimbal hasil tinggi," ujar pialang dari bank di Tokyo seperti dikutip dari Reuters.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi mencapai 105.536 kali pada volume 5.809 juta lembar saham senilai Rp 4,474 triliun. Hanya 18 saham naik, 222 saham turun dan 36 saham stagnan.
Saham-saham grup Bakrie berguguran. Saham Bumi Resources (BUMI) turun Rp 150 menjadi Rp 2.400, Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 7 menjadi Rp 96, Bakrieland Development (ELTY) turun Rp 30 menjadi Rp 270, Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 40 menjadi Rp 245, Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) turun Rp 70 menjadi Rp 700, Darma Henwa (DEWA) turun Rp 20 menjadi Rp 156.
Saham-saham unggulan yang berada di jajaran top loser antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.200 menjadi Rp 21.900, Astra International (ASII) turun Rp 1.000 menjadi Rp 31.950, PTBA turun Rp 600 menjadi Rp 14.750, United Tractor (UNTR) naik Rp 700 menjadi 15.200, BRI (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 7.300, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.350.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Leyand International LAPD naik Rp 5 menjadi Rp 275, Malindo Feedmill (MAIN) naik Rp 10 menjadi Rp 920, Aneka Kemasindo Utama (AKKU) naik Rp 10 menjadi Rp 170, Multi Indocitra (MICE) naik Rp 5 menjadi Rp 275.
(qom/qom)











































