Rupiah Terimbas Kejatuhan Bursa Asia

Rupiah Terimbas Kejatuhan Bursa Asia

- detikFinance
Rabu, 28 Okt 2009 16:38 WIB
Rupiah Terimbas Kejatuhan Bursa Asia
Jakarta - Anjloknya bursa-bursa Asia berimbas ke pelemahan nilai tukar rupiah. Mata uang ini kembali merosot menembus titik terendahnya dalam 1 bulan terakhir.

Pada perdagangan Rabu (28/10/2009), rupiah ditutup merosot hingga 9.690 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 9.585 per dolar AS.

Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono mengatakan, pelemehan harga saham di Emerging Market Asia memicu arus modal keluar sehingga menekan mata uang kawasan tersebut, termasuk Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Arus keluar yang merupakan portfolio adjustment oleh investor asing ini masih normal," ujar Hartadi kepada detikFinance.

Namun ia menegaskan, menguatnya dolar AS terhadap mata uang emerging Asia bukan berarti era melemahnya dolar AS berakhir. Hal ini disebabkan karena defisit AS masih besar, termasuk suku bunga yang rendah dan pemulihan ekonomi yang masih lambat.

"Sementara propek ekonomi Indonesia yang baik masih membuka ruang yang besar untuk menguatnya Rupiah ke depan," pungkas Hartadi.

Bursa-bursa regional hari ini kembali melemah. Di pasar Asia, yen menguat atas mayoritas mata uang. Kekhawatiran seputar outlook perekonomian global memicu investor untuk kembali ke mata uang yang aman termasuk dolar AS dan yen. Euro melemah ke 135,25 yen, dolar AS juga melemah ke 91,22 yen.

"Euro sepertinya akan tetap melemah untuk sekarang karena pasar sedang bearish dan tidak stabil lagi, menekan para pialang valas kembali ke mode risk-aversion," uar Yuichiro Harada, analis dari Mizuho Corporate Bank seperti dikutip dari AFP.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads